Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BGN Bantah Ada Teror, Sebut Kaca Pecah di Kantor Terjadi Setiap Tahun
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Sebut Kaca Pecah di Kantor BGN akibat Pemuaian 

Kamis, 09 Juli 2026 - 16:05:00 WIB
Polisi Sebut Kaca Pecah di Kantor BGN akibat Pemuaian 
Polisi menyebut peristiwa kaca pecah di kantor Badan Gizi Nasional (BGN) akibat pemuaian. (Foto: Danandaya Arya Putra)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold EP Hutagalung menyebut peristiwa kaca pecah di kantor Badan Gizi Nasional (BGN) akibat pemuaian. Hal ini sekaligus membantah adanya teror yang terjadi di kantor BGN.

"Pecahan kaca di gedung BGN. Pecahan kaca diduga karena di luar suhu yang panas dan di dalam dengan menggunakan AC sehingga memuai yang mengakibatkan kaca pecah," ucap Reynold saat dihubungi wartawan, Kamis (9/7/2026).

Reynold menambahkan, insiden kaca pecah hari ini bukanlah kejadian yang pertama. Sebab, menurut keterangan pengelola gedung, hampir setiap tahun kaca bangunan tersebut mengalami kerusakan alias pecah.

"Disampaikan pihak pengelola gedung atas nama Martin bahwasanya dalam 1 tahun bisa 1 sampai 2 kali kaca gedung pecah saat musim panas/kemarau," kata dia.

Dari pantauan iNews di kantor BGN, terlihat satu petak kaca yang mengalami kerusakan atau pecah. Posisinya berada di lantai dua gedung BGN.

Di lihat lebih dekat, terdapat satu titik di bagian kaca yang diduga menjadi pusat kerusakan. Dari hal itu, keretakan pun menyebar di satu petak kaca tersebut.

Tim iNews juga memantau kedatangan mobil Inafis Polres Metro Jakarta Pusat yang turut mendatangi kantor BGN. Kendaraan tersebut tiba di kantor BGN sekira pukul 14.20 WIB.

Setibanya di kantor BGN, nampak 4 orang keluar dari mobil inafis tersebut. Meski belum diketahui tujuan aparat mendatangi kantor BGN, namun terlihat petugas langsung melaksanakan olah TKP dan melakukan dokumentasi.

Sebab salah satu kaca bangunan kantor mengalami kerusakan atau pecah. Serpihan kaca tampak berserakan di bagian bawah bangunan. 

Sementara itu, awak media hanya diperbolehkan melakukan peliputan di gerbang kantor BGN. Sebab aparat kepolisian masih melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut