Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mencekam! Suami Anggota DPRD Jateng Ditembak OTK, Pelaku Masih Misterius
Advertisement . Scroll to see content

Pengakuan Mengejutkan Suami Anggota DPRD Jateng Korban Penembakan OTK, Singgung Oknum DPR

Senin, 16 Februari 2026 - 22:59:00 WIB
Pengakuan Mengejutkan Suami Anggota DPRD Jateng Korban Penembakan OTK, Singgung Oknum DPR
Amat Muzakhin, suami anggota DPRD Jateng yang menjadi korban penembakan OTK di rumahnya di Pekalongan saat memberikan keterangan. (Foto: iNews TV)
Advertisement . Scroll to see content

PEKALONGAN, iNews.id – Pengakuan mengejutkan disampaikan Amat Muzakhin alias Boim (56), korban penembakan orang tak dikenal (OTK) di Dukuh Capgawen, Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan. Suami anggota DPRD Jateng ini menduga insiden tersebut berkaitan dengan kasus yang tengah dia kawal.

Amat Muzakhin mengaku selama ini tidak pernah menerima ancaman. Namun dia menduga penembakan tersebut berkaitan dengan aktivitasnya mendampingi kasus dugaan penculikan yang saat ini ditangani Polda Jawa Tengah.

"Selama ini tidak ada ancaman. Kami berkawan baik-baik. Saat ini saya lagi fokus mengawal kasus penculikan yang didalangi oleh oknum DPR RI. Keyakinan saya besar (berkaitan dengan penembakan)," ujarnya, Senin (16/2/2026).

Dia bahkan menyebut dalam proses pendampingan kasus tersebut dirinya sempat dituduh melakukan pemerasan agar perkara berhenti.

"Saya dianggap mau memeras, dalam arti supaya peristiwa ini mandek, berhenti, terus saya meminta nominal, dianggapnya begitu," katanya.

Sebelumnya, aksi penembakan OTK terjadi pada Sabtu (14/2/2026) malam sekitar pukul 21.10 WIB. Saat itu, Amat Muzakhin tengah duduk santai bersama dua rekannya di teras rumah.

Seorang pria misterius datang mengendarai motor matik hitam dengan jaket kulit, helm, dan masker. Pelat nomor kendaraan ditutup plastik kresek putih.

"Tiba-tiba ada pengendara motor matic warna hitam pakai jaket kulit, helm dan masker. Dia masuk rumah lalu putar balik dan terjadilah penembakan itu," katanya.

Amat Muzakhin mengaku berhadapan langsung dengan pelaku saat tembakan dilepaskan.

"Hanya satu kali tembakan. Saya berhadap-hadapan secara langsung dengan pelaku. Dia menengok sambil menembak dari jarak 10 meter. Kawan saya mau mengejar tapi saya larang," ucapnya.

Tembakan tersebut meleset dan hanya mengenai bagian atas dinding serta plafon teras rumah. Proyektil peluru ditemukan di area garasi sebagai barang bukti.

Usai kejadian, korban langsung menghubungi Polda Jawa Tengah dan Polres Pekalongan. Polisi datang sekitar 30 menit kemudian dan melakukan olah tempat kejadian perkara.

Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas dan motif pelaku penembakan terhadap Amat Muzakhin. Personel kepolisian juga disiagakan berjaga di rumah korban selama 24 jam.

"Alhamdulillah Pak Kapolres menempatkan anggota di rumah saya untuk berjaga 24 jam," ujar Amat Muzakhin.

Kasus penembakan OTK terhadap suami anggota DPRD Jawa Tengah ini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum guna menjaga situasi keamanan tetap kondusif di Pekalongan.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut