Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Andi Azwan Klaim Dapat WA dari Dokter Tifa Minta Bertemu Jokowi, Roy Suryo: Palsu!
Advertisement . Scroll to see content

Pengacara Roy Suryo Cs Tegaskan Tak Ada Aliran Dana: Itu Hoaks untuk Alihkan Pembuktian Ijazah

Selasa, 07 April 2026 - 21:50:00 WIB
Pengacara Roy Suryo Cs Tegaskan Tak Ada Aliran Dana: Itu Hoaks untuk Alihkan Pembuktian Ijazah
Pengacara Roy Suryo Cs, Abdul Gafur Sangadji dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Uang Rp50 Miliar di Kasus Ijazah?' yang disiarkan di iNews, Selasa (7/4/2026). (Foto: tangkapan layar)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pengacara Roy Suryo Cs, Abdul Gafur Sangadji menegaskan pihaknya tidak menerima dana sepeser pun dalam kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Hal ini disampaikan Gafur dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Uang Rp50 Miliar di Kasus Ijazah?' yang disiarkan di iNews, Selasa (7/4/2026).

"Selama kami memberikan pendampingan hukum kepada para tersangka, Mas Roy (Suryo), kemudian dulunya ada Bang Rismon juga, dan tiga tersangka klaster pertama, saya tegaskan bahwa tidak ada Rp1 pun mengalir kepada tim kami," ucap Gafur.

Gafur juga menyebut tidak jarang kuasa hukum dari Roy Suryo Cs mengeluarkan uang dari kantong pribadi dalam menjalani kasus tersebut. Salah satunya untuk membayar penginapan ahli yang datang dari luar kota untuk menghadiri pemeriksaan di Jakarta. 

Dia menegaskan, aliran dana yang masuk ke kubu Roy Suryo Cs terkait kasus ijazah Jokowi sebagai fitnah dan hoaks untuk mengalihkan esensi kasus tersebut.

"Jadi, fitnah-fitnah itu tidak benar, itu hoaks yang dibuat kubu-kubu yang tidak bertanggung jawab untuk mengalihkan esensi daripada perkara ini yaitu pembuktian ijazah Pak Jokowi, asli atau palsu," katanya.

Tidak hanya itu, dia menuturkan, jauh sebelum kasus ijazah Jokowi bergulir ke tingkat penyidikan, para kausa hukum juga kerap mendapatkan bantuan makanan dari para relawan atau emak-emak.

"Selama kami berbulan-bulan memberikan pendampingan hukum kepada para tersangka di klaster satu maupun klaster dua, jauh sebelum bergabungnya Bang Refly Harun, itu kami bolak balik Polda Metro Jaya makan di kantin itu mohon maaf, memang ada yang memberi kami fasilitas itu emak-emak dari KNPRI," ucapnya.

"Mereka membawa kami makanan, memasak sendiri di rumah, menunggu kami di ruang kantin, kami keluar, kami dijemput diberi air mineral, itu lah yang kami nikmati selama ini," tuturnya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut