Pencarian Korban KMP Tunu Pratama Jaya Diperluas hingga 50 Km di Selat Bali
BANYUWANGI, iNews.id - Tim SAR memperluas pencarian korban kapal tenggelam KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali. Hingga hari kelima pencarian korban, Tim SAR menemukan tujuh jenazah.
Deputi Operasi Pencarian dan Pertolongan Kesiapsiagaan Basarnas Ribut Eko Suyanto mengatakan, pascapenemuan tambahan dua korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya, area pencarian korban akan diperluas. Sebelumnya di empat hari pencarian penyisiran mencakup radius 10 mil sampai 30 mil laut, atau mencapai kurang lebih 50 - 60 kilometer ke arah selatan.
"Rencana perluasan jangkauan pencarian korban kapal tenggelam di permukaan pada hari kelima hingga 10 mil sampai 30 mil," kata Ribut Eko Suyanto di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Senin (7/7/2025).
Sebelumnya area pencarian korban mencakup 8 sektor di Selat Bali. Masing-masing sektor itu terdapat beberapa kapal pencarian, mulai dari sektor satu dan dua dengan Rigid Inflatable Boat (RIB), atau perahu karet dari Polairud, kemudian di sektor tiga mengerahkan KRI Tongkol.
Tim SAR Temukan Jenazah Korban KMP Tunu Pratama Jaya di Banyuwangi
Di sektor empat yang merupakan lepas perairan Pantai Blimbingsari, Banyuwangi, dan sektor lima yang ada di perairan Pebuahan Desa Banyu Biru, Kecamatan Negara mengerahkan KNP SAR Arjuna. Pada sektor enam di perairan Pantai Gumuk Kantong dikerahkan KNP Granti
Sedangkan di sektor 7 yang ada di kawasan Pantai Baluk Rening, Kecamatan Jembrana, hingga ke area selatan Selat Bali mengerahkan KRI Teluk Ende. Sementara sektor terakhir di paling selatan yakni Pantai Ujung Pasir di Semenanjung Blambangan, Banyuwangi, hingga lepas Pantai Yah Leh, Kabupaten Jembrana, mengerahkan KRI Hiu Macan Tutul 2.
Sementara identitas korban KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam akan diidentifikasi oleh tim DVI Mabes Polri, yang hasilnya akan diumumkan langsung oleh tim forensik.
"Untuk kejelasan detail antem mortemnya, rekan-rekan DVI nantinya yang akan merilis," ujarnya.
Komandan Gugus Tempur Laut Koarmada II Surabaya Laksamana Pertama TNI Endra Hartono mengatakan, pencarian pada hari kelima lebih diperluas ke arah selatan. Proses pencarian di permukaan air akan melibatkan beberapa tim dari laut.
"Temuan (mayat seorang laki-laki hari ini) akan menjadi evaluasi kami dalam proses pencarian korban, yang nantinya pencarian di permukaan akan diperluas," ucap Endra Hartono, di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.
Diketahui, KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam di perairan Selat Bali pada Rabu (2/7/2025) pukul 23.35 WIB. Kapal tersebut mengangkut 53 penumpang, 12 anak buah kapal (ABK), dan 22 kendaraan.
Hingga Sabtu malam, tercatat 30 orang ditemukan selamat, enam penumpang meninggal dunia, dan 29 lainnya masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.
Editor: Kastolani Marzuki