Penanganan Bencana di Sumatera, Kapolri Kerahkan Personel dan Logistik ke Lokasi Terisolasi
JAKARTA, iNews.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan, Korps Bhayangkara bergerak cepat cepat dengan mengerahkan kekuatan yakni, personel, sarana-prasarana, helikopter, pesawat hingga kapal untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana di Sumatera.
Hal ini sebagai bentuk komitmennya menindaklanjuti instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait dengan penanganan bencana alam di Aceh, Sumatera Barat (Sumbar), dan Sumatera Utara (Sumut).
"Jajaran Polri sesuai arahan Presiden menindaklanjuti dengan menurunkan bantuan untuk operasi kemanusiaan," ucap Sigit dalam konferensi pers di YouTube BNPB Indonesia, Minggu (30/11/2025).
Sigit memastikan, personel telah diterjunkan ke titik terdampak musibah tersebut. Selain itu, personel hingga bantuan juga difokuskan untuk masuk ke wilayah yang paling parah atau hingga terisolasi usai bencana alam.
Seskab Teddy: 28 Helikopter Dikerahkan untuk Distribusi Bantuan dan Evakuasi Korban Bencana di Sumatera
"Mulai dari turunkan personel untuk masuk ke wilayah-wilayah yang terisolir kemudian kita menurunkan sarpras, baik pesawat, helikopter, kapal untuk bisa bantu kirimkan logistik yang diperlukan oleh masyarakat utamanya di wilayah terputus, jalurnya yang tidak bisa dimasukin, maka kita kerahkan bantuan melalu jalur udara," kata dia.
Menko AHY Tekankan Penguatan Penanganan Darurat Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Lebih lanjut, Sigit menyatakan, kekuatan yang dikerahkan baik dari tingkat Mabes Polri hingga polda jajaran. Dalam hal ini, seluruh jajaran telah diinstruksikan untuk memaksimalkan bantuan dan penanganan bencana alam.
"Kita turunkan untuk memaksimalkan, dukungan kita terhadap operasi ini, mungkin kita juga akan gelar operasi kemanusiaan, sehingga kemudian terkait kebutuhan personel, kebutuhan dukungan bantuan peralatan, sarpras, logistik bisa kita maksimalkan untuk membantu di tiga wilayah Aceh, Sumut dan Sumbar," tuturnya.
Pengiriman Bantuan untuk Korban Bencana di Tapanuli Selatan dengan Helikopter
Diketahui, bencana banjir dan tanah longsor melanda sejumlah kabupaten/kota di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, per Minggu (30/11/2025), 217 orang meninggal dunia di Sumut dan 209 masih hilang.
Di Aceh, 96 orang meninggal dunia dan 75 masih dalam pencarian. Sedangkan Sumbar, 129 orang meninggal, 118 masih dicari, dan 16 luka-luka.
Editor: Aditya Pratama