Pemerintah RI Desak Israel Bebaskan WNI Rombongan Global Sumud Flotilla
JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Republik Indonesia mengecam keras tindakan militer Israel yang mencegat sejumlah kapal dalam misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 di sekitar perairan Siprus, Mediterania Timur. Pemerintah mendesak Israel membebaskan warga negara Indonesia yang ditangkap.
Juru Bicara I Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Mewengkang, mengatakan hingga saat ini sedikitnya 10 kapal telah dikonfirmasi ditangkap. Beberapa di antaranya yakni kapal Amanda, Barbaros, Josef dan Blue Toys.
Berdasarkan informasi dari Global Peace Convoy Indonesia (GPCI), terdapat seorang WNI bernama Andi Angga Prasadewa yang berada di kapal Josef sebagai delegasi GPCI-Rumah Zakat.
“Kementerian Luar Negeri mengecam keras tindakan Militer Israel yang telah mencegat sejumlah kapal yang tergabung dalam rombongan misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 di sekitar perairan Siprus, Mediterania Timur,” ujar Yvonne, dikutip Selasa (19/6/2026).
Sementara itu, kapal yang membawa jurnalis Bambang Noroyono alias Abeng hingga kini masih terus diupayakan untuk dihubungi guna memastikan status kapal serta kondisi Bambang Noroyono.