Pelapukan Kimiawi: Pengertian, Contoh dan Penyebabnya Lengkap
JAKARTA, iNews.id – Pelapukan kimiawi merupakan salah satu jenis 3 pelapukan. Pelapukan adalah proses pelarutan (dekomposisi) dan penghancuran (disintegrasi) batuan di muka bumi oleh agen geomorfik.
Pada pelapukan kimiawi, biasanya akan menghasilkan bentuk yang khas, bisa berupa gua, stalaktit, stalakmit, dan dolina. Namun, tahukah kamu apa yang dimaksud dengan pelapukan kimia? Simak penjelasannya di bawah ini.
Dikutip dari buku "Geografi" Untuk SMA/MA Kelas X terbitan Penerbit Duta, pelapukan kimiawi atau dekomposisi adalah proses pelapukan massa batuan yang disertai perubahan susunan kimiawi terhadap batuan yang lapuk. Pelapukan kimiawi akan lebih intensif jika didahului oleh proses pelapukan atau perombakan secara fisik atau mekanik.
Pelapukan kimiawi juga biasanya sering terjadi di daerah tropis atau daerah yang memiliki intensitas hujan tinggi, misalnya di Indonesia. Dalam pelapukan kimiawi, ada empat macam proses pelapukan yakni oksidasi, karbonasi, hidrolisis, hidrasi, dan oksidasi.
Adapun pelapukan kimiawi disebabkan oleh sebagai berikut.
Penyebab pelapukan kimiawi yang pertama adalah oksidasi, yaitu proses pelapukan yang disebabkan oleh oksigen (O2), baik itu yang terlarut dalam air maupun pada udara yang relatif lembab.