Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Profil Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto, Pemimpin Muda Meninggal di Usia 33 Tahun
Advertisement . Scroll to see content

PBB Tak Yakin Koalisi Pendukung Prabowo Akan Usung Yusril

Jumat, 30 Maret 2018 - 22:49:00 WIB
PBB Tak Yakin Koalisi Pendukung Prabowo Akan Usung Yusril
Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra. (Foto: Sindonews/ Dok)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Partai Bulan Bintang (PBB) menyambut positif masuknya nama Yusril Ihza Mahendra dalam bursa calon wakil presiden (cawapres) untuk mendampingi Prabowo Subianto. Namun, PBB tak yakin koalisi pendukung Prabowo benar-benar akan mengusung Yusril sebagai cawapres.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PBB Afriansyah Ferry Noer menilai posisi cawapres untuk Yusril masih wacana. Belum tentu wacana tersebut menjadi kenyataan dalam realitas politik. Terlebih lagi, syarat pengajuan pasangan capres-cawapres harus memenuhi ambang batas pencalonan 20 persen jumlah kursi di DPR berdasarkan hasil Pemilu 2014. PBB realistis bahwa persyaratan tersebut terlalu jauh bagi partainya untuk ikut mengusung capres dan cawapres.

"Sekarang kami gak mau ngoyo-ngoyo (memaksakan diri) lagi. Kalau memang ketum kami disodorkan untuk menjadi pasangan Pak Prabowo, kami berterima kasih dan kami senang. Tapi, mekanismenya bagaiamana?" kata Ferry kepada iNews.id di Jakarta, Jumat (30/3/2018).

Ferry menyebutkan, Partai Gerindra pun masih harus berkoalisi dengan partai lain untuk memenuhi electoral threshold 20 persen sebagai syarat pengajuan capres-cawapres. Salah satu calon mitra koalisinya adalah Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Gabungan dua partai ini sudah cukup untuk mengajukan paket capres-cawapres. PKS sendiri sudah menetapkan dan mengajukan sembilan kader internal yang bisa diusung untuk menjadi capres atau cawapres.

"Apakah partai koalisi yang punya kursi itu mau mencalonkan Ketua Umum kami? " ujar Ferry.

Dia kembali menegaskan, dari sembilan nama yang disodorkan oleh PKS ke Gerindra, semuanya kader internal. Dengan begitu, dia menilai peluang Ketua Umum DPP PBB Yusril Ihza Mahendra sangat tipis. Meski begitu, dia mengakui bahwa peta politik Pilpres 2019 terus berkembang dan sangat dinamis. Sampai saat ini pun, partainya belum menentukan sikap apakah akan mendukung koalisi pendukung Jokowi atau koalisi Gerindra dan PKS.

"Mukernas nanti akan kita deklarasikan pada awal Mei 2018. Jadi sudah diputuskan dukungan kita ke siapa. Tapi yang jelas tidak ke Jokowi," katanya.

Sebelumnya, Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria menilai Anies Baswedan dan Yusril layak menjadi cawapres. Namun, Partai Gerindra tidak akan mengambil keputusan resmi dalam menentukan pendamping Prabowo sebelum berkomunikasi dengan partai koalisi. "Yusril Ihza Mahendra juga berpeluang untuk mendampingi Prabowo," ucapnya.

Editor: Azhar Azis

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut