Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sosok Abdul Hayat Gani: Eks ASN yang Berintegritas, Kini Siap Pimpin Perindo Sulsel
Advertisement . Scroll to see content

Partai Perindo: Cakada Harus Masukkan Isu Lingkungan ke Program Prioritas

Selasa, 10 September 2024 - 16:02:00 WIB
Partai Perindo: Cakada Harus Masukkan Isu Lingkungan ke Program Prioritas
Ketua DPP Partai Perindo Manik Marganamahendra menyatakan calon kepala daerah harus memasukkan isu lingkungan ke program prioritas yang diusung. (Foto: MPI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ketua DPP Partai Perindo Bidang Politik dan Ideologi, Manik Marganamahendra menyatakan calon kepala daerah (cakada) harus memasukkan isu lingkungan ke program prioritas yang diusung. Pasalnya, bumi tengah menghadapi tantangan krisis iklim. 

Pernyataan itu disampaikan Manik merespons pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait kampanye digital demi lebih ramah lingkungan. 

"Calon kepala daerah juga harus memasukkan isu lingkungan ke dalam program prioritas mereka mengingat tantangan krisis iklim hari ini," kata Manik, Selasa (10/9/2024). 

Dia menekankan, Perindo merupakan partai yang fokus terhadap kesejahteraan. Begitu pula dengan kesejahteraan lingkungan. 

"Partai Perindo dan kami mendukung setiap bentuk kampanye dan arah politik yang mengutamakan kesejahteraan, termasuk kesejahteraan lingkungan yang juga sempat disinggung oleh Paus Fransiskus yang baru saja datang ke Indonesia dalam Ensikliknya Laudato Si' yang membicarakan tentang ibu bumi sebagai rumah kita bersama," ujarnya. 

Sebelumnya, anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda berharap pemilu ramah lingkungan dapat terwujud pada Pilkada 2024. Salah satunya dengan mendorong kampanye di ruang digital untuk mengurangi sampah alat peraga.

Dia mengakui isu lingkungan belum menjadi prioritas penyelenggara pemilu, karena keterbatasan regulasi atau aturan yang berlaku saat ini.

"Green election seharusnya sudah menjadi bagian dalam setiap aspek kebijakan yang dibuat, karena krisis lingkungan semakin mengkhawatirkan, khususnya di Indonesia," ujar Herwyn dalam keterangannya, Minggu (1/9/2024).

Dia menegaskan konsep green election perlu disosialisasikan secara masif di masyarakat luas. Pasalnya, masih banyak yang menganggap pemilu dengan aktivitas ramah lingkungan merupakan hal yang bertolak belakang.

"Salah satu contoh kecil saja, tidak memasang alat peraga kampanye atau memaku alat peraga kampanye di pohon," ujarnya.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut