Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perindo Dukung Perpres Ojol Jadi Payung Penguatan UMKM Digital dan Kesejahteraan Pengemudi
Advertisement . Scroll to see content

Partai Perindo Apresiasi Perludem Usulkan Penerapan MMP: Jadi Alternatif Solutif Reformasi Pemilu

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:21:00 WIB
Partai Perindo Apresiasi Perludem Usulkan Penerapan MMP: Jadi Alternatif Solutif Reformasi Pemilu
Sekretaris Jenderal DPP Partai Perindo Ferry Kurnia Rizkiyansyah saat Roundtable Meeting bersama parpol yang diselenggarakan Perludem di Jakarta, Rabu (22/7/2026). (Foto: Partai Perindo)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kesenjangan antara perolehan suara partai politik dan distribusi kursi di parlemen dinilai masih menjadi tantangan dalam sistem pemilu Indonesia. Kondisi tersebut mendorong munculnya usulan penerapan Mixed Member Proportional (MMP) sebagai salah satu alternatif reformasi untuk meningkatkan proporsionalitas hasil pemilu dan kualitas representasi politik.

Gagasan itu mengemuka dalam Roundtable Meeting bersama partai politik yang diselenggarakan Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) di Jakarta, Rabu (22/7/2026). Forum tersebut dihadiri perwakilan berbagai partai politik untuk membahas alternatif reformasi sistem pemilu dalam revisi Undang-Undang Pemilu, termasuk penerapan sistem MMP.

Direktur Eksekutif Perludem Heroik M Pratama mengatakan salah satu persoalan mendasar yang perlu dijawab dalam reformasi sistem pemilu adalah masih tingginya disproporsionalitas hasil pemilu. Persoalan tersebut masih terjadi meski Indonesia telah menerapkan sistem proporsional terbuka sejak Pemilu 2009.

"Salah satu persoalan utama yang ingin kita jawab adalah proporsionalitas hasil pemilu kita. Yang menjadi masalah selama ini, padahal sistem pemilu kita proporsional," kata Heroik di sela acara.

Roundtable Meeting bersama partai politik yang diselenggarakan Perludem di Jakarta, Rabu (22/7/2026). (Foto: Partai Perindo)
Roundtable Meeting bersama partai politik yang diselenggarakan Perludem di Jakarta, Rabu (22/7/2026). (Foto: Partai Perindo)

Heroik menilai pembahasan reformasi sistem pemilu tidak seharusnya hanya berkutat pada pilihan antara sistem proporsional terbuka dan proporsional tertutup. Dia mengatakan masih terdapat alternatif lain yang dapat dipertimbangkan untuk menjawab persoalan tersebut.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut