JAKARTA, iNews.id - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menginstruksikan agar rumah sakit terapung KRI Soeharso menuju Sulawesi Barat untuk membantu korban gempa bumi. Bencana itu telah merenggut nyawa sedikitnya 46 orang dan melukai ratusan lainnya.
Instruksi Panglima disampaikan dalam kunjungannya ke lokasi gempa di Sulbar. Menurut Panglima, persone TNI dan alutsista dikerahkan untuk bahu-membahu menolong para korban.
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz setelah 100 Rudal Israel Bunuh 254 Orang di Lebanon
"Untuk itu dalam beberapa hari nanti akan kita hadirkan KRI Soeharso. Kebetulan saya lihat lanal (pangkalan AL) kondisinya bagus, tidak ada kerusakan. Bagi korban patah tulang, termasuk korban-korban akibat lain bisa dirawat atau dioperasi apabila perlu di KRI Soeharso," ujar Hadi di posko pengungsian di Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Sabtu (16/1/2021).
Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang Majene, Jumat (15/1/2021) dini hari. Hingga kini ratusan gempa susulan dengan skala lebih rendah terus terjadi.