Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bahasa Inggris bakal Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD Mulai 2027
Advertisement . Scroll to see content

Pancasila Bakal Jadi Mata Pelajaran Sendiri, Dosen Unair: Langkah yang Baik

Selasa, 19 April 2022 - 11:30:00 WIB
Pancasila Bakal Jadi Mata Pelajaran Sendiri, Dosen Unair: Langkah yang Baik
Ilustrasi Pancasila
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) berencana menjadikan Pancasila sebagai mata pelajaran tersendiri pada Juli 2022 mendatang. Merespons hal itu, dosen dari Universitas Airlangga (Unair) menilai sebagai langkah yang baik.

Dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unair Listiyono Santoso menjelaskan, sebelumnya Pancasila tergabung dalam mata pelajaran Kewarganegaraan. Dengan pemisahan tersebut, siswa jauh akan memaknai Pancasila dari berbagai sudut pandang dan dinilai sebagai hal yang baik.

“Menjadikan Pancasila sebagai suatu mata pelajaran merupakan langkah yang baik. Karena saat ini masyarakat sudah sangat jarang yang mengenal dan memahami penerapan Pancasila dengan baik. Padahal, Pancasila adalah ideologi bangsa yang harus kita junjung bersama,” ucap Listiyono dikutip dari laman resmi Unair, Selasa (19/4/2022).

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa Pancasila memiliki perbedaan dengan Kewarganegaraan. Sebab, Pancasila lebih pada sistem kesepakatan nilai sebagai ideologi dan dasar negara. Sedangkan Kewarganegaraan merupakan ruang implementasi nilai Pancasila. 

“Namun, sekali lagi mata pelajaran Pancasila hanya terkait penekanan dan bobot. Karena, jika Pancasila sebagai mata pelajaran tersendiri berarti akan terpisah dari Kewarganegaraan. Siswa akan lebih mengerti tentang konsep Pancasila itu sendiri mengingat konteksnya yang terkadang berbeda dari Kewarganegaraan,” tutur dia.

Namun, ia mengingatkan bahwa yang terpenting adalah bukan menjadikan Pancasila sebagai mata pelajaran. Namun terkait bagaimana menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Untuk pendidikan dasar, yang utama, yakni mengarahkan siswa pada suatu pembiasaan dan penciptaan perilaku yang luhur. Hal itu menyesuaikan dengan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara. Ini merupakan muatan yang penting sehingga Pancasila tidak hanya menjadi hafalan melainkan nilai yang berwujud dalam praktik,” ujarnya.

Listiyono menekankan pendidikan dasar memiliki peran sangat penting dalam mendidik anak. Sebab, di usia anak, seseorang dapat mengarahkan mereka agar mengenali alam kebudayaan bangsa Indonesia, termasuk nilai Pancasila. 

Untuk itu, ia berharap agar konsep pelajar Pancasila yang telah dilansir Kemendikbud dapat diterapkan dengan baik sehingga membentuk karakter siswa dengan nilai-nilai Pancasila yang sesuai.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut