Panas! PDSKJI Marah Besar soal Banner Film Aku Harus Mati yang Viral
JAKARTA, iNews.id - Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) menyampaikan keprihatinan terhadap pemasangan banner film Aku Harus Mati di ruang publik. Apa tanggapan PDSKJI?
Menurut PDSKJI, visual dan narasi yang ditampilkan dalam banner film tersebut bernuansa keputusasaan, dan itu berpotensi memicu ketidaknyamanan emosional, terutama pada individu dengan kerentanan psikologis.
PDSKJI menyoroti bahwa ruang publik merupakan area yang diakses oleh berbagai kelompok masyarakat, mulai dari anak-anak, remaja, hingga individu yang sedang mengalami tekanan mental. Dalam kondisi tersebut, paparan pesan tentang kematian secara berulang tanpa konteks yang tepat dinilai dapat berdampak serius.
"Paparan banner film ini berpotensi meningkatkan distres, kecemasan, bahkan dapat menjadi pemicu bagi individu dengan riwayat depresi atau ide bunuh diri," ungkap PDSKJI dalam keterangan resminya yang diterima iNews.id, Senin (6/4/2026).
Banner Film Aku Harus Mati Berisiko Picu Pikiran Negatif Anak dan Remaja, IDAI Kasih Paham!
Meski demikian, PDSKJI menegaskan tidak bermaksud membatasi kebebasan berekspresi dalam karya seni, termasuk film. Namun, pihaknya menekankan bahwa penyampaian pesan di ruang publik tetap harus memperhatikan tanggung jawab sosial.
"Tema sensitif seperti kematian perlu disampaikan dengan kehati-hatian dan mempertimbangkan dampaknya bagi masyarakat," lanjut PDSKJI.
Ketua IDAI Murka! Banner Film Aku Harus Mati Dinilai Berbahaya bagi Anak