Mutasi Polri, Brigjen Ruddi Setiawan Ditunjuk Jabat Kapolda Aceh
JAKARTA, iNews.id - Mutasi Polri kembali bergulir. Brigjen Ruddi Setiawan ditunjuk menjadi Kapolda Aceh menggantikan Irjen Marzuki Ali Basyah yang dimutasi sebagai perwira tinggi Polda Aceh dalam rangka memasuki masa pensiun.
Penunjukan Brigjen Ruddi Setiawan sebagai Kapolda Aceh tertuang dalam Surat Telegram ST/1335/VI/KEP./2026. Surat telegram tersebut menjadi bagian dari rotasi, mutasi, dan promosi jabatan besar-besaran di lingkungan Polri.
Brigjen Ruddi Setiawan merupakan lulusan Akademi Kepolisian atau Akpol 1996. Dia dikenal berpengalaman dalam bidang reserse.
Sebelum ditunjuk menjadi Kapolda Aceh, Ruddi menjabat sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Polri. Dalam mutasi terbaru ini, dia mendapat promosi kenaikan pangkat menjadi jenderal bintang dua.
Irjen Ruddi juga bukan sosok asing bagi Aceh. Dia pernah bertugas di wilayah tersebut sebagai Direktur Reserse Narkoba Polda Aceh pada 2021.
Diketahui, Polri melakukan rotasi, mutasi, dan promosi jabatan terhadap 1.121 personel perwira tinggi dan perwira menengah. Kebijakan itu tertuang dalam tujuh Surat Telegram yang diterbitkan pada 25 Juni 2026.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan mutasi merupakan hal lazim dalam organisasi. Menurutnya, mutasi dilakukan sebagai bagian dari pembinaan karier dan peningkatan kinerja institusi.
“Mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, kapasitas kepemimpinan, serta efektivitas pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” kata Brigjen Trunoyudo, Jumat (26/6/2026).
Tujuh Surat Telegram tersebut meliputi ST/1335/VI/KEP./2026 sebanyak 74 personel, ST/1336/VI/KEP./2026 sebanyak 359 personel, ST/1337/VI/KEP./2026 sebanyak 65 personel, ST/1338/VI/KEP./2026 sebanyak 174 personel, ST/1339/VI/KEP./2026 sebanyak 150 personel, ST/1340/VI/KEP./2026 sebanyak 104 personel, dan ST/1341/VI/KEP./2026 sebanyak 195 personel.
Dari total 1.121 personel yang dimutasi, sebanyak 748 personel mendapat promosi maupun perpindahan jabatan setara. Sejumlah jabatan strategis juga mengalami pergantian.
Selain Kapolda Aceh yang kini dijabat Brigjen Ruddi Setiawan, jabatan Kapolda Papua Barat Daya dipercayakan kepada Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru. Sementara jabatan Kapuslitbang Polri kini dijabat Brigjen Didi Hayamansyah.
Mutasi Polri kali ini juga mencakup pergantian tiga jabatan Wakapolda. Ketiganya yakni Wakapolda Banten, Wakapolda Maluku, dan Wakapolda Papua Barat Daya.
Pada level kewilayahan, Polri melakukan promosi terhadap 190 jabatan Kapolres, Kapolresta, Kapolres Metro, dan Kapolrestabes. Kebijakan tersebut juga mencakup pembentukan satu Polresta baru di kawasan Ibu Kota Nusantara atau IKN.
Selain itu, Polri membentuk empat Polres Tipe D baru serta meningkatkan status delapan Polres Tipe D menjadi Polresta.
“Pembentukan dan peningkatan tipe satuan kewilayahan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat pelayanan kepolisian kepada masyarakat, sekaligus menyesuaikan kebutuhan organisasi dengan perkembangan wilayah dan tantangan kamtibmas yang semakin dinamis,” ujar Brigjen Trunoyudo.
Empat Polres Tipe D yang dibentuk berada di wilayah Padang Lawas Utara, Sumba Tengah, Konawe Kepulauan, dan Banggai Laut.
Sementara itu, delapan Polres yang naik status menjadi Polresta berada di Karawang, Batang, Klaten, Tuban, Sumenep, Gowa, Banggai, dan Lombok Tengah. Dalam mutasi kali ini, Polri juga memberikan ruang lebih luas bagi personel Polisi Wanita atau Polwan. Sebanyak 45 Polwan memperoleh promosi jabatan.
Dari jumlah tersebut, 17 personel Polwan dipromosikan menjadi Kapolres setingkat IIIA2.
Selain promosi dan rotasi, mutasi juga mencakup pengukuhan jabatan terhadap delapan personel. Ada pula penempatan jabatan bagi 68 lulusan Dikbangti dan S3 STIK. Polri juga memberangkatkan 37 personel untuk mengikuti pendidikan pengembangan dan pendidikan pengembangan manajemen tahun anggaran 2026.
“Melalui mutasi ini diharapkan seluruh personel yang mendapatkan amanah jabatan baru dapat segera beradaptasi, meningkatkan kinerja, dan memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi serta masyarakat,” ucapnya.
Editor: Donald Karouw