Muhammadiyah Terbitkan Edaran Hemat: Kurangi Acara Seremonial dan Perjalanan Keluar Negeri
JAKARTA, iNews.id - Pimpinan Pusat Muhammadiyah menerbitkan edaran tentang imbauan efisiensi dan budaya hidup hemat di tengah situasi perekonomian nasional dan global saat ini. Edaran bernomor 5/EDR/1.0/B/2026 itu menekankan pentingnya sikap bijak seluruh elemen Persyarikatan dalam mengelola anggaran, melaksanakan kegiatan, hingga menjalani kehidupan sehari-hari.
“Situasi perekonomian nasional dan global saat ini perlu disikapi dengan kebijaksanaan bersama,” demikian bunyi edaran tersebut.
Dalam surat itu, Muhammadiyah mengimbau seluruh pimpinan Persyarikatan di berbagai tingkatan untuk mengedepankan prinsip kehati-hatian serta efisiensi. Salah satunya dengan menekan pengeluaran yang tidak mendesak.
“Mengedepankan efisiensi, penggunaan anggaran belanja, dan menghindari pengeluaran yang tidak mendesak,” tulis edaran itu.
Lebaran Lebih Awal, Jemaah Muhammadiyah Bandung Salat Idulfitri di Lapangan Lodaya
Selain itu, organisasi meminta agar program dan kegiatan yang dijalankan lebih difokuskan pada hal-hal strategis dan berdampak langsung bagi masyarakat, sekaligus mengurangi kegiatan seremonial.
“Memprioritaskan program dan kegiatan yang bersifat strategis dan berdampak langsung serta mengurangi kegiatan-kegiatan seremonial yang kurang diperlukan,” lanjut isi edaran.
Muhammadiyah juga mendorong pemanfaatan sumber daya secara optimal dan bertanggung jawab, termasuk dengan mengurangi kegiatan tatap muka berbiaya tinggi yang dapat digantikan secara daring.
“Penghematan air, listrik, dan energi di setiap kantor, gedung, dan ruangan,” demikian salah satu poin yang ditekankan.
Tak hanya itu, frekuensi kunjungan ke luar negeri juga diminta untuk dibatasi, khususnya untuk kegiatan yang tidak bersifat prioritas dan tidak memiliki kepentingan langsung. Di sisi lain, Muhammadiyah turut mengajak seluruh anggotanya memperkuat budaya hidup sederhana dan produktif.
Melalui kebijakan ini, Muhammadiyah berharap langkah efisiensi dapat meningkatkan penghematan, memperkuat kemandirian, serta menjaga stabilitas dan keberlangsungan organisasi.
Editor: Reza Fajri