Momen Prabowo Hadiri Gala Dinner KTT ASEAN di Filipina, Pakai Baju Barong Tagalog
CEBU, iNews.id - Presiden Prabowo menghadiri Gala Dinner Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina, Jumat (8/5/2026) malam. Dengan menggunakan Maung Garuda Limousine, Prabowo tiba di lokasi gala dinner yang menjadi penutup rangkaian KTT ke-48 ASEAN.
Dilihat dari YouTube Sekretariat Presiden, Prabowo tampak mengenakan baju khas Filipina, Barong Tagalog berwarna putih dipadukan dengan celana hitam. Dia tampak turun dari Maung Garuda berjalan di karpet merah dan langsung disambut Presiden Filipina, Ferdinand Romualdez Marcos Jr selaku tuan rumah KTT ke-48 ASEAN dan ibu negara Lizsa Araneta Marcos.
Sebelumnya, Prabowo juga berpidato pada sesi pleno KTT ke-48 ASEAN. Dia menegaskan pentingnya perlindungan warga negara dan penguatan peran ASEAN dalam menjaga perdamaian dunia.
Dia menilai keselamatan warga negara harus menjadi perhatian utama negara-negara ASEAN di tengah dinamika global saat ini.
"Perlindungan warga negara kita harus tetap menjadi prioritas utama," ujar Prabowo dalam pidatonya.
Prabowo di KTT ASEAN 2026: Kita Harus Beri Contoh Jaga Perdamaian dan Stabilitas
Menurut dia, banyak negara ASEAN memiliki ribuan warga negara yang berada di luar negeri sehingga diperlukan kerja sama dan koordinasi yang erat antarnegara ASEAN. Menurutnya, pendekatan bersama ASEAN menjadi langkah penting dalam memperkuat perlindungan dan penanganan warga negara dalam situasi darurat.
"Saya pikir kita harus memiliki pendekatan ASEAN yang sama. Indonesia bersedia bekerja sama erat dengan rekan-rekan kita dari ASEAN. Perlindungan warga negara kita harus tetap menjadi prioritas utama," tuturnya.
Prabowo Minta Dukungan ASEAN untuk Bangun Proyek PLTS 100 GW di RI
Prabowo juga menyoroti pentingnya penghormatan terhadap mandat pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Menurut dia, keselamatan personel penjaga perdamaian harus dijamin dan dihormati oleh semua pihak yang terlibat dalam konflik.
“Kita telah kehilangan prajurit Indonesia yang bertugas bersama Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan kita menuntut akuntabilitas bahwa tugas-tugas penjaga perdamaian harus dihormati oleh semua pihak,” tegas Prabowo.
Presiden Prabowo Tiba di KTT ASEAN 2026, Naik Maung Garuda
Dia juga menyambut baik semangat solidaritas yang ditunjukkan negara-negara ASEAN dalam membantu proses perlindungan dan evakuasi warga negara. Presiden Prabowo menilai kolaborasi tersebut mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan di antara negara anggota ASEAN.
"Saya menyambut baik contoh Singapura yang menawarkan untuk juga bekerja sama dengan negara-negara lain jika kita harus mengevakuasi warga negara kita,” ujar Prabowo.
Selanjutnya, Prabowo turut menekankan pentingnya penghormatan terhadap hukum internasional dan perlindungan masyarakat sipil. Presiden Prabowo menegaskan, ASEAN harus mampu berbicara dengan satu suara dalam menyikapi berbagai pelanggaran terhadap hukum internasional.
"Dalam melindungi warga sipil kita, ASEAN harus berbicara dengan satu suara. Kita harus menuntut semua pihak untuk menjunjung tinggi hukum internasional dan memajukan akuntabilitas atas pelanggaran. Inilah saatnya bagi ASEAN untuk menunjukkan pengaruhnya. Kita harus memiliki suara politik kolektif yang kuat," tegas Prabowo.
Di akhir pidatonya, Prabowo kembali menegaskan bahwa dialog, kerja sama, dan kolaborasi merupakan kekuatan utama ASEAN dalam menghadapi berbagai tantangan global. Presiden Prabowo juga mengingatkan bahwa perdamaian menjadi fondasi utama bagi terciptanya kesejahteraan masyarakat kawasan.
"Tidak akan ada kemakmuran tanpa perdamaian. Tidak akan ada perdamaian tanpa dialog dan kerja sama," tutupnya.
Editor: Rizky Agustian