Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Siswa SMP Bercita-Cita Jadi Pemain Sepak Bola, Prabowo: Bawa Indonesia ke Piala Dunia
Advertisement . Scroll to see content

Momen Akrab Prabowo Gandeng Tangan Megawati hingga Tertawa Bersama

Senin, 01 Juni 2026 - 11:31:00 WIB
Momen Akrab Prabowo Gandeng Tangan Megawati hingga Tertawa Bersama
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Sukarnoputri bergandengan tangan di sela-sela Upacara Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026). (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Suasana akrab terpancar dari kebersamaan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Sukarnoputri di sela-sela upacara Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (1/6/2026). Bahkan, keduanya terlihat bergandeng tangan hingga tertawa bersama.

Eks Menteri Pertahanan ini terlihat menggandeng tangan Megawati. Momen ini jarang terlihat, namun sarat makna, yakni isyarat penghormatan dan kebersamaan.

Suasana hangat tersebut tak hanya antara Prabowo dan Megawati, tapi juga terpancar dari kehadiran Wakil Presiden ke-13 RI, Ma’ruf Amin, Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK).

Dalam amanatnya, Prabowo menegaskan bahwa Pancasila bukan hanya jadi dokumen sejarah dan slogan semata.

“Pancasila bukan sekadar dokumen sejarah, Pancasila juga tidak boleh sekadar slogan yang kita ucapkan setiap upacara,” kata Prabowo dalam amanatnya.

Prabowo menegaskan, Pancasila adalah pedoman untuk mengatur kehidupan berbangsa, bermasyarakat, termasuk membangun sistem ekonomi nasional Indonesia.

“Pancasila adalah pedoman untuk mengatur kehidupan berbangsa, kehidupan bermasyarakat, kehidupan bernegara, termasuk bagaimana kita membangun sistem ekonomi nasional kita,” ujar dia.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut