Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Profil Arsyan Ismail, Pria asal Malaysia Pecahkan Rekor Dunia usai Jual Domain Rp1,1 Triliun!
Advertisement . Scroll to see content

Misteri Potongan Tubuh Bos Tekstil Bandung Korban Mutilasi di Malaysia

Kamis, 14 Februari 2019 - 15:20:00 WIB
Misteri Potongan Tubuh Bos Tekstil Bandung Korban Mutilasi di Malaysia
Ilustrasi mutilasi. (Foto: Dok)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sisa potongan tubuh bos tekstil asal Bandung, Nuryanto dan rekannya Ai Munawaroh masih misteri. Mengingat, hingga kini Polisi Diraja Malaysia (PDRM) belum menemukan potongan tubuh tersebut.

"Laki-laki itu bodi ada, kepala tidak ada, tangan dua-duanya ada, paha kiri ada, paha kanan tak ada. Kalau yang perempuan bodi lengkap tanpa kepala," kata Sekretaris National Central Bureau Interpol (NCB) Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) Polri, Brigjen Pol Napoleon Bonaparte di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (14/2/2019).

Sisa potongan tubuh dua Warga Negara Indonesia (WNI) itu, dia menduga, disembunyikan di suatu tempat oleh para pelaku. Namun hingga kini belum ditemukan lokasi sisa potongan tubuh korban.

"Dengan kondisi potongan tubuh yang belum ditemukan termasuk kepala, diperkirakan pasti di tempat lain itu pasti disimpan," ujar Napoleon.

PDRM saat ini masih terus melakukan pencarian di sepanjang Sungai Buloh, Selangor, Malaysia. Di tempat itulah pertama kali jasad korban ditemukan.

"PDRM sudah berupaya keras untuk mencari sepanjang sungai tapi belum ditemukan," kata Napoleon.

Polri sudah menawarkan diri untuk ikut membantu pencarian sisa potongan tubuh dua korban itu. Namun, permintaan itu masih ditolak otoritas Malaysia.

"Kami sudah tawarkan diri tapi PDRM bilang dia akan mencoba mencari dulu," ujar Napoleon.

Saat ini, PDRM sudah mengamankan dua warga negara Pakistan yang diduga terlibat dalam pembunuhan tersebut. Namun, otoritas Malaysia belum menetapkan tersangka dalam kasus ini.

Nuryanto pergi ke Malaysia pada Kamis 17 Januari 2019. Rencananya, dia akan mengambil uang ke rekanan bisnisnya dari hasil menjual kain di Malaysia. Selama di Malaysia, Nuryanto sempat tiga kali pindah hotel. Namun, pada 22 Januari, pihak keluarga putus komunikasi dengan Nuryanto.

Padahal, pihak keluarga dan penasihat hukum sempat mengonfirmasi ke pihak maskapai yang digunakan Nuryanto, Air Asia. Korban terjadwal akan pulang pada 23 Januari 2019.

Editor: Djibril Muhammad

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut