Menteri Trenggono Target Bangun 1.000 Kampung Nelayan, Realisasikan Program Prabowo
JAKARTA, iNews.id - Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menargetkan pembangunan 1.000 titik Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di berbagai wilayah Tanah Air pada 2026. Hal itu diungkapkan saat meninjau KNMP di Kabupaten Kebumen dan Purworejo, Jawa Tengah.
Trenggono mengungkapkan, target tersebut meningkat signifikan dibandingkan pembangunan tahun 2025 yang mencapai 100 titik kampung nelayan.
"Dari 100 titik yang sudah dibangun satu di antaranya ada di sini,” kata Trenggono di Kabupaten Purworejo, dalam keterangannya Jumat (6/3/2026).
Sementara itu, dari 100 titik yang dibangun tahun 2025, saat ini hampir seluruhnya selesai. "Masih ada sekitar 35 titik yang sedang dalam proses pembangunan,” ujar Trenggono.
Cuaca Buruk, Nelayan Serang Tidak Melaut
Untuk tahun 2026, pemerintah akan meningkatkan skala pembangunan secara signifikan dengan menargetkan 1.000 titik kampung nelayan yang dibangun secara serentak.
"Pembangunan terutama difokuskan di wilayah Indonesia Timur yang memiliki potensi kelautan besar, tetapi masih membutuhkan dukungan infrastruktur dan fasilitas untuk meningkatkan produktivitas nelayan," kata Trenggono.
Kehadiran fasilitas modern di program KNMP yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto bertujuan untuk memastikan pertumbuhan ekonomi dimulai dari sektor paling bawah, yaitu masyarakat desa dan nelayan.
“Ini sesuai dengan program Pak Presiden Prabowo bahwa sektor bawah yang dibangun. Ujungnya nanti akan terjadi pertumbuhan atau penguatan ekonomi. Kalau produktivitas meningkat, pertumbuhan ekonomi juga akan meningkat,” ujar Trenggono.
Trenggono menekankan pentingnya penyempurnaan fasilitas pendukung, seperti tempat distribusi es untuk pembekuan ikan hingga tempat pendaratan ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI), sehingga memudahkan aktivitas para nelayan.
”Pembangunannya cukup baik, ada beberapa yang perlu diperbaiki, sehingga nantinya semakin memudahkan para nelayan melakukan aktifitas sehingga dapat mendorong perekonomian masyarakat pesisir," ujarnya.
Para nelayan menyambut antusias sejumlah fasilitas seperti cold storage, pabrik es, kios kuliner, hingga kantor pengelola yang memudahkan mereka beraktivitas.
”Sangat senang sekali ada bangunan ini semakin tertata dan rapi tidak seperti dahulu yang berserakan. Meski sudah bagus namun ada kekurangannya yang perlu ditambahkan yakni tempat parkir motor milik nelayan, gudang mesin kapal dan alur keluar masuknya kapal para nelayan,” ujar Sodikin, nelayan setempat.
Editor: Reza Fajri