Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Terima Laporan Dampak Gempa-Tsunami di Sulut dan Malut, Tim Dikerahkan
Advertisement . Scroll to see content

Menteri PU Ungkap Dampak Gempa M7,6 di Bitung Sulut, Kaca Kantor Pecah hingga Longsor

Kamis, 02 April 2026 - 15:14:00 WIB
Menteri PU Ungkap Dampak Gempa M7,6 di Bitung Sulut, Kaca Kantor Pecah hingga Longsor
Menteri PU Dody Hanggodo mengungkapkan dampak gempa berkekuatan M7,6 yang mengguncang wilayah Bitung, Sulut. (Foto: Iqbal Dwi Purnama)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan dampak gempa berkekuatan Magnitudo (M) 7,6 yang mengguncang wilayah Bitung, Sulawesi Utara (Sulut) dan sekitarnya. Dia menyebut kondisi infrastruktur strategis masih relatif terkendali, meski terdapat sejumlah titik yang terdampak.

Dody menuturkan, berdasarkan laporan awal dari jajaran internal kementerian, kondisi jalan dan jembatan di wilayah Minahasa Utara hingga Bitung untuk sementara masih dalam keadaan aman.

“Untuk Minahasa Utara dan Bitung, sementara ini jalan dan jembatan masih aman,” kata Dody di Kantor Kementerian PU, Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Namun demikian, dampak gempa cukup terasa di wilayah Maluku Utara, khususnya pada fasilitas perkantoran. Dia menyebut, seluruh kaca di kantor Balai Jalan Nasional di wilayah tersebut mengalami kerusakan.

Akibatnya, aktivitas pegawai untuk sementara dialihkan dengan skema kerja dari rumah (work from home/WFH), sambil terus memantau perkembangan situasi dan mengikuti arahan dari BMKG serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Sementara itu, di Gorontalo dilaporkan terdapat beberapa ruas jalan yang terdampak serta kejadian longsor di sejumlah titik. Kementerian PU saat ini tengah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat penanganan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut