Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Komisi V DPR Minta Menteri PU Fokus Kerja dan Tak Buat Gaduh
Advertisement . Scroll to see content

Menteri PU Bantah Mutasi Pejabat gegara Surat Perjalanan Bocor: Pegawai Gue 38.600, Masa Nggak Boleh?

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:59:00 WIB
Menteri PU Bantah Mutasi Pejabat gegara Surat Perjalanan Bocor: Pegawai Gue 38.600, Masa Nggak Boleh?
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo membantah mutasi pejabat merupakan hal biasa. (Foto: iNews.id/Binti)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo membantah isu yang mengaitkan mutasi pejabat di lingkungan Kementerian PU dengan bocornya dokumen rencana perjalanan dirinya bersama keluarga ke Amerika Serikat (AS). Dia menegaskan mutasi merupakan kebijakan rutin dalam organisasi dan tidak berhubungan dengan isu tersebut.

Dody mengakui mutasi memang dilakukan di lingkungan Kementerian PU. Namun, dia menilai langkah tersebut merupakan hal yang lumrah mengingat jumlah aparatur yang berada di bawah kewenangannya sangat besar.

"Mutasi, mutasi kan biasa aja. Orang pegawai gue 38.600 masa nggak boleh mutasi?” ujar Dody saat ditemui awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/7/2026).

Saat kembali ditanya apakah kebijakan mutasi dipicu oleh beredarnya dokumen rencana perjalanan ke luar negeri yang sempat menjadi sorotan, Dody langsung membantah.

"Nggak ada," tegasnya.

Selain menjawab isu mutasi, Dody juga merespons kabar yang menyebut seorang komisaris perusahaan pelat merah merupakan keponakannya. Dia menolak tudingan tersebut dan menantang siapa pun yang menyebarkan informasi itu untuk membuktikannya.

"Gue kasih sayembara, kalau lu bisa buktikan, gue kasih lu umrah, sekeluarga lu semua," ungkapnya.

Awak media kemudian kembali meminta kepastian apakah sosok komisaris yang dimaksud memang bukan keponakannya. Namun, Dody tidak memberikan penjelasan lebih jauh."

Ya lu pikir sendiri lah," ujar Dody.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut