Mensos Sebut Sekolah Rakyat Strategi Hapus Kemiskinan: Anaknya Lulus, Keluarga Naik Kelas
JAKARTA, iNews.id - Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis untuk menjangkau kelompok paling rentan.
Program pemerintah itu bagian dari strategi menghapus kemiskinan.
"Sekolah Rakyat ini adalah bagian dari strategi besar pengentasan kemiskinan. Kita tidak hanya mengintervensi anaknya, tapi juga keluarganya. Harapannya, ketika anaknya lulus, keluarganya juga ikut naik kelas,” kata pria yang akrab disapa Gus Ipul dalam keterangannya, dikutip Minggu (3/5/2026).
Dia menjelaskan, pendekatan berbasis keluarga menjadi kunci untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi yang selama ini menjadi salah satu akar persoalan pendidikan.
Mensos Klaim Berat dan Tinggi Badan Siswa Sekolah Rakyat Meningkat, Anak-Anak Lebih Disiplin
“Ada jutaan anak yang tidak terlihat dalam sistem. Mereka ini invisible people. Bisa jadi ada di sekitar kita, tapi tidak tersentuh program,” ujarnya.
Menurutnya, Sekolah Rakyat diposisikan sebagai pendongkrak dari lapisan paling bawah agar kesenjangan pendidikan dapat dipersempit secara sistemik.
“Kalau kita bicara standar pendidikan yang baik, tentu tinggi. Tapi bagaimana semua bisa naik ke sana? Jawabannya gotong royong. Sekolah Rakyat ini menjadi instrumen untuk mengangkat dari bawah,” katanya.
Gus Ipul juga menyoroti tantangan baru pendidikan di era teknologi. Di satu sisi, anak-anak Indonesia adalah generasi digital native, tetapi di sisi lain masih terdapat ketimpangan akses dan kesiapan.
“Kita tidak punya banyak pilihan selain beradaptasi dengan teknologi. Tapi dengan keterbatasan anggaran, gotong royong menjadi keharusan. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri,” ujarnya.
Editor: Reza Fajri