Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mensos Tegaskan Penerima Bansos Ditentukan BPS Bukan Kepala Daerah: Ada yang Salah Paham
Advertisement . Scroll to see content

Mensos Minta Masyarakat Waspadai Hoaks, Tegaskan Bansos Tak Dikurangi

Minggu, 26 April 2026 - 06:17:00 WIB
Mensos Minta Masyarakat Waspadai Hoaks, Tegaskan Bansos Tak Dikurangi
Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. (Foto: BInti Mufarida)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meminta masyarakat mewaspadai maraknya narasi hoaks dan informasi menyesatkan terkait bantuan sosial (bansos). Dia menegaskan, bansos baik dari sisi jumlah penerima maupun nominal yang menjadi hak masyarakat.

Gus Ipul mengatakan, belakangan muncul berbagai informasi keliru yang beredar di media sosial. Informasi tersebut antara lain menyebutkan adanya pemotongan bantuan sosial, pengalihan anggaran bansos ke program lain, hingga berbagai cara tidak resmi untuk mendapatkan bantuan.

“Banyak berita hoaks di medsos. Menyesatkan masyarakat. Bisa masuk kategori penipuan. Kemensos akan terus menyisirir dan meluruskan kabar tak bertanggung jawab tersebut. Salah satunya meneruskan ke aparat penegak hukum,” kata Gus Ipul dalam keterangannya, dikutip Minggu (26/4/2026).

Dia menegaskan, pemerintah tidak mengurangi bansos untuk dialihkan ke program lain. Menurutnya, bansos tetap disalurkan sesuai ketentuan kepada masyarakat yang berhak menerima.

“Yang benar, bansos tidak akan dikurangi. Baik jumlah penerimanya maupun nominal yang harus diterima oleh masyarakat. Tidak ada pengalihan anggaran bansos untuk program lain,” ujar Gus Ipul.

Gus Ipul juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada akun-akun media sosial yang mengatasnamakan Kementerian Sosial atau pihak tertentu yang menjanjikan bantuan dengan syarat tertentu. Dia meminta masyarakat memastikan setiap informasi melalui kanal resmi pemerintah.

“Kalau menerima informasi soal bansos, cek dulu sumbernya. Jangan langsung percaya, apalagi kalau diminta mengirim data pribadi, transfer uang, atau mengikuti tautan yang tidak jelas,” katanya.

Menurut Gus Ipul, seluruh informasi resmi terkait program Kementerian Sosial dapat diakses melalui kanal resmi kementerian sosial atau bisa menghubungi call center 021 171 juga bisa melalui WA resmi Kementerian Slsial di 08877 171 171
untuk menanyakan informasi seputar bantuan sosial maupun program-program Kementerian Sosial lainnya, termasuk Sekolah Rakyat.

“Silakan cek di kanal resmi Kementerian Sosial atau hubungi call center. Kalau ada informasi yang berpotensi hoaks, laporkan. Kalau ada yang ingin ditanyakan soal bansos, Sekolah Rakyat, atau program Kemensos lainnya, jangan ragu untuk menghubungi kanal resmi,” ujar Gus Ipul.

Dia menambahkan, kewaspadaan masyarakat menjadi penting agar bantuan sosial benar-benar diterima oleh mereka yang berhak dan tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang ingin mengambil keuntungan.

“Kami ingin masyarakat terlindungi. Jangan sampai ada warga yang dirugikan karena percaya informasi palsu. Bansos adalah hak masyarakat yang memenuhi kriteria, dan negara hadir untuk memastikan bantuan itu sampai sebagaimana mestinya,” kata Gus Ipul.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut