Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gus Ipul Rampung Konsultasi Sekolah Rakyat ke KPK, Ngaku Dapat Banyak Masukan
Advertisement . Scroll to see content

Mensos Ada di Gedung KPK, Eks Menag Yaqut: Salam Buat Gus Ipul

Jumat, 08 Mei 2026 - 13:13:00 WIB
Mensos Ada di Gedung KPK, Eks Menag Yaqut: Salam Buat Gus Ipul
Mantan Menteri Agama sekaligus tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji, Yaqut Cholil Qoumas (foto: Nur Khabibi)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Mantan Menteri Agama sekaligus tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji, Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan salam untuk Menteri Sosial, Saifullah Yusuf alias Gus Ipul. Hal itu disampaikan Yaqut saat keluar dari Gedung Merah Putih KPK, Jumat (8/5/2026).

Sebagai informasi, Gus Ipul juga sedang berada di Gedung KPK hari ini untuk urusan lain.

Sementara Yaqut tidak sampai satu jam di dalam, lalu keluar lagi dari gedung. 

"Assalamualaikum, saya minta jalan," kata Yaqut. 

Yaqut enggan menerangkan tujuan kehadirannya di KPK hari ini. Dia malah menitipkan salam untuk Gus Ipul. 

"Salam buat Gus Ipul ya," ujar Yaqut. 

Sebelumnya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (8/5/2026). Gus Ipul datang untuk berkonsultasi dengan KPK.

"Saya memang meminta waktu untuk bisa melakukan silaturahmi, konsultasi, minta nasihat, dan sekaligus menyampaikan perkembagan-perkembangan pengadaan barang dan jasa di Kemensos," kata Gus Ipul.

Menurutnya, dia datang bersama semua pihak yang memiliki tanggung jawab terkait pelaksanaan barang dan jasa di Kemensos. Sementara Wakil Mensos Agus Jabo Priyono sudah hadir lebih awal.

Dia melanjutkan, tidak ada persiapan khusus terkait kedatangannya ke KPK ini. Dalam kesempatan ini pihaknya sekaligus akan meminta nasihat hingga kritik terkait pengadaan program Sekolah Rakyat. 

"Sekaligus kami minta nasihat, minta masukan, minta kritik, minta saran karena kebetulan kita juga sedang memulai pelaksanaan pengadaan pada tahun 2026, kita ingin program strategis bapak presiden khususnya Sekolah Rakyat tidak dikotori oleh praktik korupsi," ujarnya.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut