Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 17 Korban Kecelakaan Kereta Masih Dirawat di RSUD Kota Bekasi, 5 Orang Dipulangkan
Advertisement . Scroll to see content

Mensesneg Ungkap Peran Dasco di Balik Rencana Prabowo Benahi Pelintasan Kereta, Apa Itu?

Kamis, 30 April 2026 - 16:20:00 WIB
Mensesneg Ungkap Peran Dasco di Balik Rencana Prabowo Benahi Pelintasan Kereta, Apa Itu?
Mensesneg Prasetyo Hadi, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan Presiden Prabowo Subianto. (Foto: @sekretariat.kabinet/Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan peran Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad yang membuat Presiden Prabowo Subianto memutuskan membenahi sistem pelintasan kereta api Indonesia. Hal itu bermula ketika Daeco menghubungi Prabowo usai meninjau langsung lokasi kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi pada Senin (27/4/2026) malam.

Melalui sambungan telepon dengan Prabowo, kata dia, Dasco menyampaikan situasi korban dan aspirasi yang disampaikan Wali Kota Bekasi dan Kapolda Metro Jaya terkait pembangunan jembatan layang (flyover) di pelintasan kereta api dan pos penjagaan. Dasco juga melaporkan kondisi sarana perkeretaapian seperti minimnya palang pintu pelintasan kereta kepada Prabowo.

Menurut Prasetyo, Dasco juga menyampaikan upaya penyelesaian masalah jangka panjang dengan mengusulkan percepatan pembangunan flyover Bulakkapal di Bekasi yang sebelumnya terhambat anggaran. Dasco disebut sudah menyampaikan hal tersebut disetujui Prabowo.

Atas aspirasi tersebut, kata Prasetyo, Prabowo langsung merespons cepat dengan menjenguk korban kecelakaan kereta api di RSUD Kota Bekasi. Prabowo juga langsung menyiapkan anggaran Rp4 triliun untuk Perbaiki 1.800 pelintasan kereta di Pulau Jawa.

“Wakil ketua DPR RI, Pak Dasco langsung menghubungi bapak Presiden pada malam adanya insiden kecelakaan KA di Bekasi. Dari hasil komunikasi tersebut akhirnya Bapak Presiden langsung meninjau korban dan menyiapkan anggaran perbaikan sarana perkeretaapian," kata Prasetyo, Kamis (30/4/2026).

Prasetyo menyebut Prabowo sudah memberikan arahan langsung agar korban kecelakaan kereta di Bekasi ditangani maksimal. Prabowo juga menyoroti aspek teknologi serta kondisi sarana perkeretaapian dan mengambil langkah antisipatif sehinga kecelakaan tidak terjadi Kembali.

Sebelumnya, pemerintah memastikan proyek pembangunan flyover di pelintasan kereta api akan dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). 

“Ada sekitar 1.800 titik lintasan seperti ini, saya kira sejak zaman Belanda, dan saya sudah perintahkan segera diperbaiki semua,” ujar Prabowo di RSUD Kota Bekasi pada Selasa (28/4/2026).

Prabowo menuturkan, pemerintah tengah menyiapkan langkah perbaikan menyeluruh, termasuk opsi penambahan penjagaan maupun sistem pengamanan lainnya di setiap titik rawan.

Untuk mendukung program tersebut, pemerintah menyiapkan anggaran yang difokuskan pada peningkatan keselamatan transportasi perkeretaapian. 

“Kami perhitungkan hampir Rp4 triliun demi keselamatan. Ini sangat penting dan perlu. Sekarang saatnya sudah perlu perbaikan, sudah berapa puluh tahun belum dilaksanakan, jadi sekarang dilaksanakan," ucap Prabowo.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut