Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Suzuki e-Vitara Meluncur di IIMS 2026, Sekali Cas Tembus 428 Km
Advertisement . Scroll to see content

Menperin Ungkap Nilai Investasi Sektor Otomotif Tembus Rp194,22 Triliun, Serap Hampir 100.000 Tenaga Kerja

Kamis, 05 Februari 2026 - 14:31:00 WIB
Menperin Ungkap Nilai Investasi Sektor Otomotif Tembus Rp194,22 Triliun, Serap Hampir 100.000 Tenaga Kerja
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita saat memberikan sambutan dalam opening ceremony IIMS 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (5/2/2026). (Foto: Tangguh Yudha)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan bahwa sektor otomotif memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional. Hingga saat ini, industri otomotif tercatat telah menyerap hampir 100.000 tenaga kerja langsung dengan total nilai investasi mencapai Rp194,22 triliun.

Pernyataan ini disampaikan Agus saat memberikan sambutan dalam opening ceremony Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (5/2/2026).

"Sektor otomotif ini sangat penting karena juga menyerap hampir 100 ribu tenaga kerja langsung, belum lagi yang tidak langsung, dengan nilai investasi sampai hari ini Rp194,22 triliun," kata Agus.

Menurutnya, besarnya investasi di sektor otomotif memberikan multiplier effect yang signifikan terhadap perekonomian nasional. Pasalnya, sektor otomotif merupakan sektor yang terbesar dan sangat kuat.

“Investasi ini pasti akan melahirkan multiplier effect yang besar bagi perekonomian, karena sektor otomotif merupakan sektor yang terbesar dengan forward linkage dan backward linkage yang sangat kuat,” tuturnya.

Lebih lanjut, Agus mengungkapkan bahwa kinerja positif industri manufaktur nasional selama ini juga tidak terlepas dari kontribusi besar sektor otomotif, khususnya industri kendaraan bermotor roda empat serta roda dua dan tiga.

Dia menjelaskan, saat ini Indonesia memiliki 41 pabrikan kendaraan bermotor roda empat dengan kapasitas produksi hampir 2,6 juta unit per tahun. Sementara itu, untuk kendaraan bermotor roda dua dan tiga, terdapat 82 pabrikan dengan kapasitas produksi mencapai 11,2 juta unit per tahun.

"Kinerja manufaktur ini tidak terlepas dan bahkan penggerak utamanya adalah software otomotif yang meliputi industri kendaraan bermotor," ucapnya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut