Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gunung Dukono 2 Kali Erupsi Pagi Ini, Muntahkan Abu Vulkanik 2.700 Meter
Advertisement . Scroll to see content

Menlu Singapura Puji Tim SAR RI usai Evakuasi Pendaki Tewas di Gunung Dukono

Senin, 11 Mei 2026 - 15:39:00 WIB
Menlu Singapura Puji Tim SAR RI usai Evakuasi Pendaki Tewas di Gunung Dukono
Menteri Luar Negeri (Menlu) Singapura Vivian Balakrishnan. (Foto: Yahoo News)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Luar Negeri (Menlu) Singapura Vivian Balakrishnan mengapresiasi dan berterima kasih kepada pemerintah Indonesia serta tim SAR yang terlibat dalam evakuasi pendaki Gunung Dukono. Pernyataan itu disampaikan menyusul insiden meninggalnya sejumlah warga negara Singapura dalam pendakian gunung api aktif di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara tersebut.

“Meski menghadapi medan yang curam dan tidak stabil, hujan deras, abu vulkanik tebal, serta risiko akibat erupsi yang masih berlangsung, mereka tetap menjalankan tugas dengan penuh dedikasi dan profesionalisme,” kata Balakrishnan dalam keterangannya, Senin (11/5/2026).

Vivian menyebut lebih dari 150 personel SAR dan aparat Indonesia terlibat dalam proses pencarian hingga identifikasi forensik para korban.

Menurutnya, upaya tim penyelamat telah memberikan kepastian bagi keluarga korban yang selama berhari-hari berada dalam ketidakpastian. 

“Kami akan selalu mengingat tindakan persahabatan dan solidaritas ini,” ujarnya.

Diketahui, tim SAR gabungan akhirnya menemukan dua korban terakhir erupsi Gunung Dukono pada operasi pencarian hari ketiga, Minggu (10/5/2026). Kedua korban merupakan warga negara Singapura berinisial HWQT (L) usia 30 tahun dan SMBAH (P) usia 27 tahun.

Total tiga pendaki tewas akibat erupsi Gunung Dukono. Satu korban tewas lainnya yakni WNI berinisial E (P).

Selain tiga korban meninggal dunia, sebanyak 15 orang lainnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Korban selamat WNA asal Singapura terdiri dari TYME (L) usia 30 tahun, OSS (P) usia 37 tahun, PL (P) usia 33 tahun, LHEI (P) usia 31 tahun, TJYP (P) usia 30 tahun, LYXV (P) usia 30 tahun dan LSD (L) usia 29 tahun.

Sementara itu, korban selamat warga negara Indonesia terdiri dari BB (L) usia 24 tahun, Y (L) usia 23 tahun, S (L) usia 26 tahun, A (L) usia 22 tahun, H (L) usia 26 tahun, FN (P) usia 27 tahun, RI (P) usia 29 tahun serta SJ (L) usia 48 tahun.

Proses evakuasi korban berlangsung sulit karena tim SAR harus menghadapi cuaca buruk, hujan deras, abu vulkanik tebal, hingga kondisi jalur pendakian yang licin dan berbahaya akibat aktivitas vulkanik yang masih berlangsung.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut