Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 Diprediksi 2 Gelombang, Ini Penjelasan Polda Jateng
Advertisement . Scroll to see content

Menko Polkam Cek Bandara dan Stasiun Yogyakarta, Pastikan Pelaksanaan Mudik Aman 

Kamis, 05 Maret 2026 - 10:08:00 WIB
Menko Polkam Cek Bandara dan Stasiun Yogyakarta, Pastikan Pelaksanaan Mudik Aman 
Menko Polkam Djamari Chaniago mengunjungi Stasiun Tugu Yogyakarta untuk memastikan arus mudik dan balik berjalan lancar. (Foto: Dok. Kemenko Polkam)
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.id - Dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri dan libur lebaran, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago melakukan kunjungan dan pemantauan di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) dan Stasiun Yogyakarta. Kunjungan ini untuk memastikan bahwa pelaksanakan arus mudik dan balik dapat berjalan dengan lancar dan aman.

“Kita ini sudah ditakdirkan untuk melayani masyarakat, sehingga tidak ada lagi tugas lain selain melayani masyarakat terlebih pada saat sekarang ini,” ujar Djamari saat meninjau di Bandara YIA, Rabu (4/3/2026).

Djamari meminta agar pelayanan di bandara dilakukan dan dipersiapkan dengan baik. Menurutnya, jika ada maskapai ingin membuka penerbangan selama 24 jam maka harus dilakukan.

“Hal yang kritis adalah apabila ada satu penerbangan yang delay, maka informasinya harus cepat. Kapan pesawat akan diberangkatkan atau apakah ada penggantinya, itu masyarakat harus tahu. Sehingga hubungan kita dengan maskapai penerbangan juga harus terjalin setiap saat, setiap hari, dan mungkin setiap jam,” tuturnya.

Pesan yang sama disampaikan Menko Polkam saat berkunjung ke Stasiun Tugu Yogyakarta. Menurutnya, sudah menjadi konsekuensi bagi para pekerja yang berada di sektor pelayanan publik tidak pernah merasakan libur saat hari raya.

“Saya ingin katakan agar atur pembagian tugas dengan baik, jangan sampai menimbulkan kelengahan, kelelahan, dan kejenuhan. Jika itu terjadi maka akan menimbulkan kecelakaan dan itu bisa bergulir menjadi besar, seolah-olah pekerjaan kita yang begitu bagus menjadi tidak berguna hanya karena satu kecelakaan kecil,” kata dia.

Djamari meminta agar PT KAI berkomunikasi dengan Forkopimda khususnya Pemda, TNI dan Polri untuk menjamin kelancaran tugas melayani masyarakat. Djamari meyakini bahwa seluruh pegawai yang bekerja di bandara dan stasiun mampu melaksanakan tugas dengan baik karena ini adalah bentuk dedikasi untuk kepentingan rakyat dan masyarakat.

“Untuk para petugas, pesan saya sekali lagi jangan bosan, jangan lelah, dan jangan jenuh untuk melayani masyarakat kita,” tuturnya.

Asisten Sekretariat Daerah (Setda) DIY Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Aria Nugrahadi mengatakan, Pemda DIY berharap kesiapannya untuk menyambut Hari Raya Idulfitri dan libur Lebaran dapat terpantau dalam kondisi yang baik dan terkendali. 

“Perlu kami sampaikan bahwa beberapa saat yang lalu Pemda DIY melakukan serangkaian persiapan terkait dengan Lebaran. Di dalam catatan kami kemungkinan ada potensi lalulintas pemudik yang akan masuk ke Jogja akan mencapai 8 juta traffic/orang. Tentunya kesiapan dan perhatian dari Kemenko Polkam menjadi suatu keyakinan bagi kami untuk bisa menyambut, melayani dalam rangkaian lebaran nanti menjadi lebih baik,” ujar Aria.

General Manager Yogyakarta International Airport, Ruly Artha mengatakan, Bandara YIA telah mempersiapkan posko yang akan beroperasi secara penuh pada tanggal 11 Maret dengan melibatkan 669 personel. Dijelaskan bahwa pihak bandara memprediksi puncak arus mudik terjadi pada tanggal 13 Maret.

“Bandara juga memfasilitasi permintaan airline yang ingin beroperasi 24 jam. Dan untuk antisipasi delay, kami dari pihak bandara turut serta memberikan pemahaman pada masyarakat karena ini juga masih menjadi salah satu hal yang cukup polemik,” ujar Ruly.

Sementara itu, Direktur Operasi PT KAI Awan H Purwadinata menyampaikan puncak arus mudik di stasiun Tugu Jogja tidak terlalu ramai dibanding arus balik. 

“Strategi yang dilakukan dalam rangka antisipasi libur lebaran yaitu melakukan pemantauan daerah khusus. Kemudian terkait pintu perlintasan, ini yang masih menjadi masalah sehingga kami mengantisipasi agar pintu perlintasan yang resmi akan ada penjaganya,” kata Awan.

Awan menuturkan, KAI juga bekerja sama dengan BMKG untuk mengantisipasi prakiraan cuaca. 

“Intinya kami siap untuk melakukan pelayanan, kami juga butuh dukungan dari Kemenko Polkam terkait dengan peningkatan pelayanan,” tuturnya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut