Menko Airlangga Minta Mobilitas Masyarakat selama Ramadan Dijaga dengan Prokes
JAKARTA, iNews.id - Pemerintah tetap menjalankan strategi pengendalian pandemi Covid-19 untuk menjaga kestabilan situasi dan kondisi di berbagai wilayah Indonesia. Terutama untuk penerapan protokol kesehatan (prokes) dalam pelaksanaan ibadah di bulan Ramadan.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan angka Reproduksi Kasus Efektif (Rt) Indonesia membaik di semua Pulau. Angka Rt Nasional dalam sepekan terakhir tercatat turun menjadi 1,00 dari 1,02 jika dibandingkan dengan sepekan sebelumnya.
"Terdapat dua Provinsi dengan kasus aktif tertinggi, tetapi BOR-nya masih memadai, dan konversi TT Covid-19 di RS juga masih rendah. Kedua Provinsi tersebut yakni Provinsi Papua dan Provinsi NTB," kata Airlangga, Senin (4/4/2022).
Untuk aturan masuk atau kedatangan bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) sebagian besar negara di luar Indonesia mempersyaratkan Vaksinasi Dosis Lengkap. Namun, tidak mempersyaratkan hasil tes PCR dan entry Test negatif.
Contoh negara yang memberlakukan syarat harus vaksinasi lengkap untuk pelancong yang ingin masuk ke negaranya adalah Singapura, Malaysia, Amerika Serikat, Australia dan Arab Saudi. Sementara Inggris tidak mempersyaratkan hal tersebut.
Lalu, negara yang menerapkan persyaratan Negatif Tes PCR saat keberangkatan adalah
Singapura, Malaysia, Amerika Serikat, dan Australia, sementara Inggris dan Arab Saudi tidak mempersyaratkan.
"Untuk di dalam negeri akan dilakukan relaksasi pengaturan PPLN dalam Surat Edaran Satgas Covid-19, sesuai arahan dari Presiden RI Joko Widodo dan hasil Rapat Terbatas hari ini, " ujar Airlangga.
Tes PCR saat kedatangan (entry-test) hanya akan diberlakukan bagi suspect Covid-19 yang bergejala, misalkan dengan gejala demam dan/atau suhu badan di atas 37,5 ºC.
Editor: Muhammad Fida Ul Haq