Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pramono Persilakan Warga Mengadu Nasib ke Jakarta usai Lebaran, asal Punya Skill
Advertisement . Scroll to see content

Menhub Ungkap 1 Juta Pemudik Belum Kembali ke Jakarta

Minggu, 06 April 2025 - 14:52:00 WIB
Menhub Ungkap 1 Juta Pemudik Belum Kembali ke Jakarta
ilustrasi 1 juta pemudik belum kembali ke Jakarta usai Lebaran 2025. (foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id – Menteri Perhubungan Dudy S Purwagandhi mengungkapkan bahwa ada 1 juta pemudik yang belum kembali ke Jakarta dalam puncak arus balik Lebaran 2025. Angka tersebut tercatat hingga Sabtu (5/4) pagi.

Menurut Dudy, saat ini baru sekitar 55 persen pemudik yang kembali ke wilayah Jabodetabek. Sehingga baru ada 1,2 juta pemudik yang kembali ke Jakarta.

"Jadi kalau harus balik itu sampai tadi pagi ya, kurang lebih sekitar 55 persen. Jadi sisa 1,2 juta dari total sekitar 2,2 juta. Jadi masih ada 1 juta," ucap Dudy di GT Kalikangkung, Semarang, Minggu (6/4).

Dudy menjelaskan, sisa satu juta pemudik ini diperkirakan akan kembali dalam beberapa hari ke depan. Untuk itu, pemerintah menyiapkan strategi untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan.

"Harapan kita bahwa nanti 1 juta akan terurai dalam beberapa waktu ke depan dengan pemberlakuan one way nasional ini," ujarnya.

Ia menambahkan, skema one way masih akan diberlakukan secara nasional untuk mengurai kepadatan. Utamanya, di jalur-jalur utama dari arah timur ke barat.

Selain itu, Kementerian Perhubungan juga menyiapkan jalur alternatif seperti Tol Cisumdawu apabila terjadi lonjakan arus kendaraan yang signifikan.

"Kita juga punya backup bahwa apabila memang masih meningkat, kita menggunakan Cisumdawu sebagai salah satu alternatif untuk mengurai kepadatan," kata Dudy.

Sementara itu, dalam 24 jam terakhir hingga Minggu pagi (6/4), terdapat 76.300 kendaraan yang masuk tol Kalikangkung menuju arah Kendal/Jakarta, menurut data Pospam GT Kalikangkung.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut