Menag Pakai Jet Pribadi ke Sulsel, KPK Minta Melapor ke Direktorat Gratifikasi
JAKARTA, iNews.id - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar dikabarkan menerima fasilitas jet pribadi. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berharap Menag Nasaruddin merespons dan melapor ke KPK terkait dugaan gratifikasi tanpa perlu dipanggil.
Penggunaan jet pribadi itu dilaporkan saat Menag melakukan perjalanan ke Takalar, Sulawesi Selatan untuk meresmikan Gedung Balai Sarkiah pada Minggu 15 Februari 2026.
"Syukur-syukur kalau kemudian sudah merespons, bisa mempertanggungjawabkan tanpa harus diundang, tanpa harus dipanggil," kata Ketua KPK, Setyo Budiyanto kepada wartawan, dikutip Kamis (19/2/2026).
Setyo menjelaskan, Menag bisa mendatangi Kedeputian Pencegahan dan Monitoring KPK. Di situ terdapat Direktorat Gratifikasi yang bisa dimanfaatkan untuk menjelaskan apa yang sedang menjadi perbincangan saat ini.
Menag soal Awal Ramadan Tak Sama: Perlu Kita Cari Titik Temunya
"Nanti bisa kami analisa, bisa kami telaah," ujar Setyo.
Klarifikasi Kemenag
Seperti dilansir dari laman kemenag.go.id, Menteri Agama Nasaruddin Umar meresmikan Gedung Balai Sarkiah di Kabupaten Takalar.
Menag hadir atas undangan dari tokoh nasional Oesman Sapta Odang (OSO) yang juga memfasilitasi jet pribadinya guna efisiensi waktu.
"Pak OSO secara khusus mengundang dan berharap Balai Sarkiah diresmikan Menag. Pak OSO yang berinisiatif siapkan jet pribadi untuk Menag agar bisa hadir di tengah agenda Menag yang padat," kata Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, di Jakarta, Senin (16/2/2026).
"Seluruh moda transportasi perjalanan disiapkan oleh penyelenggara," sambungnya.
Editor: Reza Fajri