Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemerintah Kebut Perbaikan 3.268 Rumah Nakes Terdampak Bencana Sumatra jelang Ramadan 2026 
Advertisement . Scroll to see content

Mayoritas Wilayah Terdampak Bencana di Sumatra Masuk Fase Pemulihan

Rabu, 11 Februari 2026 - 22:37:00 WIB
Mayoritas Wilayah Terdampak Bencana di Sumatra Masuk Fase Pemulihan
Pemerintah melaporkan mayoritas daerah terdampak bencana di Sumatra masuk fase pemulihan. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan mayoritas wilayah terdampak bencana di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh telah memasuki fase pemulihan. Kini hanya dua daerah yang masih berstatus tanggap darurat.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan, dua daerah tersebut berada di Provinsi Aceh, yakni Kabupaten Pidie Jaya dan Kabupaten Aceh Tamiang. 

Sementara wilayah lainnya, baik di Sumatra Barat maupun Sumatra Utara, telah beralih ke fase transisi darurat menuju pemulihan.

“Dari 52 kabupaten kota terdampak di Sumatra, tinggal dua kabupaten yang menetapkan atau melanjutkan status tanggap darurat, yaitu Kabupaten Pidie Jaya dan Kabupaten Aceh Tamiang. Sementara yang lainnya, baik di Sumatra Barat maupun di Sumatra Utara, semuanya sudah masuk dalam fase transisi darurat ke pemulihan,” kata Suharyanto di Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Ia menjelaskan, kondisi tersebut menunjukkan arah penanganan bencana yang semakin membaik di tingkat kabupaten dan provinsi. Meski demikian, sejumlah persoalan di tingkat desa dan kecamatan masih membutuhkan perhatian lanjutan.

“Artinya, meskipun masih banyak permasalahan di desa, di kecamatan, tapi secara kabupaten, secara provinsi, semuanya sudah mengarah ke arah yang lebih baik,” ujarnya.

BNPB juga mencatat penurunan signifikan jumlah pengungsi. Pada puncaknya, yakni 8 Desember 2025, jumlah pengungsi mencapai lebih dari satu juta jiwa.

“Jumlah pengungsi ini terjadi penurunan yang cukup signifikan. Puncaknya tanggal 8 Desember 2025 sampai 1.057.482 jiwa,” kata Suharyanto.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut