Mayoritas Wilayah Terdampak Bencana di Sumatra Masuk Fase Pemulihan
JAKARTA, iNews.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan mayoritas wilayah terdampak bencana di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh telah memasuki fase pemulihan. Kini hanya dua daerah yang masih berstatus tanggap darurat.
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan, dua daerah tersebut berada di Provinsi Aceh, yakni Kabupaten Pidie Jaya dan Kabupaten Aceh Tamiang.
Sementara wilayah lainnya, baik di Sumatra Barat maupun Sumatra Utara, telah beralih ke fase transisi darurat menuju pemulihan.
“Dari 52 kabupaten kota terdampak di Sumatra, tinggal dua kabupaten yang menetapkan atau melanjutkan status tanggap darurat, yaitu Kabupaten Pidie Jaya dan Kabupaten Aceh Tamiang. Sementara yang lainnya, baik di Sumatra Barat maupun di Sumatra Utara, semuanya sudah masuk dalam fase transisi darurat ke pemulihan,” kata Suharyanto di Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Tito Ungkap Angka Pengungsi Bencana Sumatra Turun, Kini Sisa 74.369 Orang
Ia menjelaskan, kondisi tersebut menunjukkan arah penanganan bencana yang semakin membaik di tingkat kabupaten dan provinsi. Meski demikian, sejumlah persoalan di tingkat desa dan kecamatan masih membutuhkan perhatian lanjutan.
Uang Kompensasi Rumah Rusak akibat Bencana di Sumatra Cair Pekan Depan
“Artinya, meskipun masih banyak permasalahan di desa, di kecamatan, tapi secara kabupaten, secara provinsi, semuanya sudah mengarah ke arah yang lebih baik,” ujarnya.
BNPB juga mencatat penurunan signifikan jumlah pengungsi. Pada puncaknya, yakni 8 Desember 2025, jumlah pengungsi mencapai lebih dari satu juta jiwa.
“Jumlah pengungsi ini terjadi penurunan yang cukup signifikan. Puncaknya tanggal 8 Desember 2025 sampai 1.057.482 jiwa,” kata Suharyanto.
Editor: Puti Aini Yasmin