Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Minta Menteri PKP Bangun Hunian Terjangkau untuk MBR di Kawasan Strategis
Advertisement . Scroll to see content

Maruarar Lapor Prabowo soal Banyak Tanah Negara Dikuasai Pihak Lain

Senin, 06 April 2026 - 15:37:00 WIB
Maruarar Lapor Prabowo soal Banyak Tanah Negara Dikuasai Pihak Lain
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait lapor Presiden Prabowo ada lahan milik negara yang dikuasai pihak lain. (Foto: iNews.id/Binti)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (6/4/2026). Dalam kesempatan itu, Maruarar mengaku akan melaporkan temuan sejumlah tanah milik negara yang dikuasai oleh pihak lain secara tidak sah. 

Maruarar yang akrab disapa Ara ini menegaskan, pemerintah akan bertindak tegas untuk mengembalikan fungsi lahan tersebut demi kepentingan negara dan masyarakat luas, khususnya bagi kelompok berpenghasilan rendah dan menengah.

“Kita tentu ini adalah negara hukum ya, jadi tanah negara kita harus hadir dan digunakan untuk kepentingan negara dan rakyat. Jangan ragu-ragu ya,” kata Ara kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (6/4/2026).

Ara mengungkapkan telah meninjau langsung sejumlah lokasi strategis, termasuk kawasan Tanah Abang serta wilayah di Bandung bersama jajaran PT Kereta Api Indonesia (KAI). Dari hasil peninjauan tersebut, ditemukan banyak aset negara yang dikuasai pihak lain.

“Dan saya juga kemarin sudah datang ke lokasi Tanah Abang dan juga tadi datang ke Bandung tadi pagi dengan Dirut Kereta Api, banyak sekali tanah negara yang dikuasai oleh pihak lain. Dan kita akan kuasai kembali untuk kepentingan negara dan kepentingan rakyat. Khususnya masyarakat berpenghasilan rendah dan juga yang masyarakat yang menengah dan tanggung,” sambung dia.

Pemerintah berencana mempercepat pemanfaatan lahan tersebut melalui pembangunan perumahan rakyat. Dalam waktu dekat, kata Ara, akan dilakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek di Bandung sebagai bagian dari strategi tersebut.

Ara juga menyebut bahwa sejumlah lahan yang bermasalah berada di kawasan strategis, termasuk di sekitar bantaran rel kereta api di berbagai kota besar seperti Jakarta, Bandung, hingga Medan.

“Iya, di banyak tempat. Di Tanah Abang itu sangat strategis, di Bandung sangat strategis, di Medan sangat strategis, kita gunakan untuk kepentingan rakyat. Dan negara harus hadir ya, kita mengurus negara ini harus punya nyali ya, menegakkan kebenaran,” pungkasnya.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut