Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Blak-blakan! Mahfud MD Ungkap Alasan Polri Dilepaskan dari Kementerian Hankam
Advertisement . Scroll to see content

Mahfud MD Sebut Tiga Ciri Islam Radikal di Indonesia

Sabtu, 14 Desember 2019 - 22:42:00 WIB
Mahfud MD Sebut Tiga Ciri Islam Radikal di Indonesia
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebutkan tiga ciri kelompok Islam radikal di Indonesia. Pertama, mereka yang kerap menyalahkan dan menyebut kelompok lainnya kafir.

Mahfud mengatakan, kelompok pertama ini disebut sebagai takfiri. "Yaitu kelompok yang selalu menyatakan orang lain kafir. Orang lain salah kalau tidak sama dengan dia. Kalau orang misal pegang boneka Garuda dikira menyembah berhala. Takfiri, menyalahkan orang lain," ujarnya.

Mahfud menyampaikan hal itu saat memberikan sambutan di Mukernas V PPP, di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Sabtu (14/12/2019). Kelompok kedua, dia mengungkapkan, adalah jihadis.

Kelompok ini, menurut Mahfud, bisa disebut sangat bertentangan. Bagi kelompok ini membunuh yang tak seiman sama juga berjihad. "Pikirannya ngebom saja terhadap orang yang tidak sama. Namanya jihadis," katanya.

Kemudian yang terakhir adalah kelompok ideologis. Mahfud menyebut kelompok ini selalu mengatakan negara ini salah jalan. Mereka pun mendesak perubahan sistem menjadi negara Islam.

Mahfud mengatakan, sistem yang dipakai Indonesia merupakan sistem bernegara yang sudah disepakati para pejuang pendahulu bangsa Indonesia. Indonesia, merupakan negara inklusif yang menerima banyak keberagaman.

"Di dalam Islam itu masukan substansinya. Enggak usah simbol-simbolnya. Misal, soal perzinahan enggak usah masukan surat Al Baqarah. Masukan saja substansinya. Hukuman mati boleh atau tidak, kita perjuangkan. Menurut fiqih Islam boleh masukan saja substansinya. Substansi agama Islam itu membawa kemashlatan," tuturnya.

Editor: Djibril Muhammad

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut