Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : One Way Nasional Arah Jakarta Dimulai 24 Maret Besok, Ini Jadwalnya!
Advertisement . Scroll to see content

Macet 22 Km di Lingkar Gentong, Polisi Terapkan One Way

Senin, 23 Maret 2026 - 18:08:00 WIB
Macet 22 Km di Lingkar Gentong, Polisi Terapkan One Way
One way diberlakukan di Lingkar Genton imbas kemacetan 22 km pada Senin (23/3/2026). (Foto: iNews.id/Rohman)
Advertisement . Scroll to see content

TASIKMALAYA, iNews.id - Kemacetan yang mencapai 22 kilometer dari arah Lingkar Gentong dan sekitarnya ke arah Garut pada H+2 Lebaran atau Senin (23/3/2026) siang menjelang sore, disikapi kepolisian melalui rekayasa lalu lintas berupa one way.

Kemacetan arus balik telah terjadi dari Simpang Sukamantri yang mengular sampai perbatasan Kabupaten Tasikmalaya-Garut, dan berlanjut ke arah Pasar Lewo.

Penutupan jalur atau one way di Lingkar Gentong dilakukan di Simpang Wage. Sehingga kendaraan yang dari arah Sukamantri dapat melaju sampai arah Garut. 

Sedangkan, titik tutup jalan di Garut berpusat di depan Pos Lantas Polsek Malangbong, dan one way dilakukan pukul 16.00.

Dari pantauan di lokasi, tampak kendaraan yang keluar dari Gentong dapat melaju cukup stabil ke arah Garut dan Bandung yang bisa mengarah ke Tol Cileunyi. 

Tapi, di sisi lain, kendaraan dari arah Bandung dan mereka yang hendak menuju Bandung via Sumedang harus tertahan plang one way.

Rekayasa lalin berupa one way ini berlangsung sekitar 30 menit yang rampung pada 16.30. Saat one way diberlakukan, tampak kepadatan kendaraan mulai terurai. 

Namun, 15 menit berikutnya, kemacetan kembali terjadi. Kasat Lantas Polres Tasikmalaya Kota, AKP Riki Kustiawan menekankan upaya one way di Lingkar Gentong dan Garut mesti melalui koordinasi karena dua wilayah menjadi satu kesatuan arus kendaraan saat musim mudik dan arus balik. 

"One way sifatnya situasional mengikuti dinamika lalu lintas Lingkar Gentong dan Garut. Kami selalu koordinasi apabila ada penerapan one way," kata Riki di lokasi.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut