Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rupiah Hari Ini Ditutup Perkasa, Sentuh Level Rp16.805 per Dolar AS
Advertisement . Scroll to see content

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Terkoreksi ke Rp16.828 per Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:01:00 WIB
Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Terkoreksi ke Rp16.828 per Dolar AS
Nilai tukar rupiah terkoreksi 42 poin atau sekitar 0,25 persen ke level Rp16.828 per dolar AS pada perdagangan, Kamis (12/2/2026). (Foto: Dok. IMG)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada perdagangan, Kamis (12/2/2026). Rupiah terkoreksi 42 poin atau sekitar 0,25 persen ke level Rp16.828 per dolar AS.

Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi menuturkan, pelemahan rupiah salah satunya didorong sentimen eksternal yaitu Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan setelah pembicaraan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada hari Rabu bahwa mereka tidak mencapai kesepakatan "pasti" tentang bagaimana melanjutkan negosiasi dengan Iran, tetapi dia menegaskan negosiasi dengan Teheran akan berlanjut.

Pada hari Selasa, Trump mengatakan dia mempertimbangkan untuk mengirim kapal induk kedua ke Timur Tengah jika kesepakatan tidak tercapai dengan Iran, bahkan ketika Washington dan Teheran bersiap untuk melanjutkan pembicaraan. 

“Para diplomat AS dan Iran mengadakan pembicaraan tidak langsung pekan lalu di Oman. Tanggal dan tempat putaran pembicaraan AS-Iran berikutnya belum diumumkan,” tulis Ibrahim dalam risetnya. 

Sementara, laporan pasar tenaga kerja AS yang lebih kuat ini mengurangi urgensi untuk pemotongan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat dan dapat memberikan dukungan kepada Dolar AS dalam jangka pendek.

Dari sentimen domestik, tekanan fiskal Indonesia makin terasa seiring membengkaknya belanja negara dan besarnya kewajiban pembayaran utang pemerintah, di tengah penerimaan yang belum sepenuhnya pasti. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut