Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ngeri! 2 Telapak Tangan Pemuda di Ponorogo Hancur Kena Ledakan Petasan
Advertisement . Scroll to see content

Ledakan Petasan di Semarang Jelang Lebaran Tewaskan Bocah 9 Tahun, Rumah Hancur

Jumat, 20 Maret 2026 - 13:42:00 WIB
Ledakan Petasan di Semarang Jelang Lebaran Tewaskan Bocah 9 Tahun, Rumah Hancur
Petugas mengevakuasi jasad bocah 9 tahun yang tewas akibat terkena ledakan petasan saat diracik dalam rumah di Kota Semarang, Jumat (20/3/2026). (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id – Insiden mengerikan terjadi di Kampung Pondok, Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, pada Jumat (20/3/2026) dini hari. Ledakan hebat yang diduga berasal dari bahan petasan menghancurkan satu rumah. Peristiwa itu mengakibatkan seorang anak laki-laki berusia 9 tahun tewas mengenaskan. 

Ledakan yang terjadi sekitar pukul 01.00 WIB tersebut mengejutkan warga yang tengah bersiap untuk santap sahur. Suara dentuman yang sangat keras terdengar hingga radius 1 kilometer, memicu kepanikan warga yang berhamburan keluar rumah.

Dampak ledakan merusak bagian atap, ruang tengah rumah korban, hingga memecahkan kaca-kaca jendela rumah di sekitarnya. Korban meninggal dunia diketahui bernama Galang (9), yang ditemukan tak bernyawa di dalam rumah. Sementara itu, tiga anggota keluarga lainnya dilaporkan mengalami luka-luka.

Ketua RW 09 Kampung Pondok, Ahmad Rifai mengatakan, ledakan tersebut sangat dahsyat hingga meninggalkan bekas lubang di lantai. 

"Warga panik semua, suaranya keras sekali. Ternyata ada rumah yang hancur dan satu anak meninggal," ujarnya.

Paman korban, Zaenuri, mengungkapkan, keponakannya diduga membeli bahan pembuat mercon melalui sistem Cash on Delivery (COD) dari toko online. Bahan-bahan tersebut disimpan di kamar bagian belakang sebelum akhirnya meledak.

Tim Gegana, Labfor, dan Inafis Polda Jateng yang tiba di lokasi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kasubdit Fiskomfor Labfor Polda Jateng, AKBP Totok Tri Kusuma, menjelaskan bahwa ledakan berasal dari bahan kimia jenis low explosive.

"Meskipun jenis low explosive, daya ledaknya membentuk kawah atau lubang sedalam 35 sentimeter di lokasi. Kami juga menemukan satu kardus berisi berbagai jenis petasan yang diduga akan dijual oleh pemilik rumah," kata AKBP Totok.

Saat ini, jenazah korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk menjalani autopsi. Polisi masih memasang garis polisi di lokasi kejadian dan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi guna pengusutan lebih lanjut. Pihak kepolisian kembali mengimbau masyarakat untuk tidak bermain atau memproduksi petasan karena sangat berbahaya bagi keselamatan jiwa.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut