Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Presiden Prabowo Bertemu Macron di Paris, Disambut Pasukan Kehormatan
Advertisement . Scroll to see content

Laporkan Saiful Mujani-Islah Bahrawi, Presidium 08: Jelas-Jelas Ajak Turunkan Prabowo di Luar Konstitusi

Selasa, 14 April 2026 - 20:04:00 WIB
Laporkan Saiful Mujani-Islah Bahrawi, Presidium 08: Jelas-Jelas Ajak Turunkan Prabowo di Luar Konstitusi
Ketua Umum Presidium Kebangsaan 08 H Kurniawan (foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Saiful Mujani dan Islah Bahrawi dilaporkan ke polisi buntut pernyataan kontroversial mengenai penggulingan Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Salah satu laporan datang dari Presidium Kebangsaan 08.

Ketua Umum Presidium Kebangsaan 08 H Kurniawan menjelaskan alasan pihaknya melaporkan kedua orang tersebut ke polisi.

Menurut Kurniawan, Saiful dan Islah sama-sama menyerukan penggulingan pemerintah di luar mekanisme yang berlaku.

"Kalau Saiful sudah jelas-jelas terang benderang mengajak masyarakat menurunkan Prabowo di luar konstitusi, Islah pun sama," ujar Kurniawan dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Seruan Berujung Laporan, Ada Gerakan Makar?' di iNews, Selasa (14/4/2026).

"Tentu ini sangat berbahaya," imbuh dia.

Kurniawan mengaku sudah mendukung Prabowo sejak Pemilu 2009. Menurutnya, menjadikan Prabowo sebagai presiden seperti sekarang bukan hal yang mudah.

Oleh karena itu, dirinya mempunyai beban untuk mengawal dan menyukseskan program Prabowo, tanpa gangguan dari siapa pun.

"Bagi kami ini tidak boleh dibiarkan," kata Kurniawan.

Sebelumnya, dalam video yang viral, Saiful Mujani menyinggung terkait pemakzulan Presiden Prabowo Subianto.

"Saya alternatifnya bukan pada prosedur yang formal impachment seperti itu, itu tidak akan jalan. Yang jalan hanya ini, bisa nggak kita mengonsolidasikan diri untuk menjatuhkan Prabowo, hanya itu," kata pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) tersebut.

Ucapan tersebut menuai respons dari Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) periode 2024-2025 Hasan Nasbi. Hasan menilai pernyataan tersebut provokatif.

"Memang ada kelompok masyarakat di bangsa kita, maupun di negara lain yang itu mengaku pejuang demokrasi, tapi mereka mengukur demokrasi dengan itu isi perutnya sendiri, mengukur demokrasi itu dengan perasaan dan keinginannya sendiri," kata Hasan dalam video yang diunggahnya di Instagram.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut