KSAU : Tantangan Masa Depan Tak Cukup Dihadapi dengan Akuisisi Alutsista Modern
JAKARTA, iNews.id - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo mengingatkan tantangan masa depan tidak cukup hanya dihadapi dengan akuisisi alutsista modern. Kualitas sumber daya manusia perlu ditingkatkan.
Dia mengatakan, cita-cita untuk mewujudkan TNI AU yang disegani di kawasan membutuhkan kehadiran organisasi yang efektif, efisien, dan adaptif. Tujuannya, tiada lain agar mampu terus berinovasi.
"Saya juga perlu mengingatkan satu hal yang fundamental bahwa tantangan masa depan tak cukup hanya dihadapi dengan akuisisi alutsista modern saja. Lebih dari itu kita kita butuh formulasi manajemen organisasi serta pendayagunaan SDM secara tepat," ucap KSAU di Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (7/3/2022).
menyebut kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi hal yang penting diperhatikan dalam menghadapi tantangan ke depannya. Terlebih, penyiapan talenta digital dalam menghadapi distrupsi informasi.
KSAU Sebut Perawatan Alutsista Terdampak Embargo Negara Barat ke Rusia
"Harus menyiapkan sumber daya manusia seperti talent digital untuk menghadapi era distrupsi dan tantangan global yang semakin kompleks di masa depan," jelas dia.
Dia mengatakan, secanggih apapun alat utama sistem senjata (Alutsista) yang dimiliki, hal yang terpenting adalah bagaimana SDM tersebut mengelolanya. Sebab, SDM merupakan salah satu faktor penentu.
"Tidak peduli secanggih apapun alutsista tempur yang kita miliki, namun unsur manusia jugalah yang menjadi faktor penentu keberhasilan," ungkapnya.
Fadjar memaparkan, sejarah telah mencatat bahwa keberadaan air power dalam berbagai operasi senantiasa menjadi game changer dan memberi posisi menguntungkan. Terutama, bagi pihak yang dapat memanfatkan kekuatan tersebut secara optimal.
"Hingga kini air power masih menjadi kekuatan yang menentukan dan terus berevolusi seiring perkembangan teknologi dirgantara yang sangat pesat," katanya.
Editor: Faieq Hidayat