Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 20 Orang Tewas di Papua, Menteri HAM: Butuh Keputusan Politik Tingkat Tinggi Atasi Konflik
Advertisement . Scroll to see content

Kontak Senjata Pecah di Dogiyai, Brimob Baku Tembak dengan Diduga KKB OPM

Senin, 11 Mei 2026 - 14:13:00 WIB
Kontak Senjata Pecah di Dogiyai, Brimob Baku Tembak dengan Diduga KKB OPM
Brimob saat kontak tembak dengan diduga KKB di Dogiyai, Papua Tengah. (Foto: dok Polri)
Advertisement . Scroll to see content

DOGIYAI, iNews.id - Kontak tembak sengit terjadi antara personel Brimob Unit Siaga BKO Polda Papua Tengah dengan kelompok orang tak dikenal (OTK) yang diduga bagian dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Organisasi Papua Merdeka (OPM) terafiliasi KNPB/TPNPB di Kampung Idadagi, Kabupaten Dogiyai, Minggu (10/5/2026) pagi. Insiden itu terjadi saat aparat melakukan patroli dan observasi keamanan di wilayah tersebut.

Informasi diperoleh, sebanyak 19 personel Brimob Unit Siaga BKO Polda Papua Tengah diterjunkan dalam patroli tersebut. Tim dipimpin Danyon Gas Kompol Wugar Adi Nugroho bersama Danki Gas Iptu Muhammad Krisna Dirgantara.

Patroli dilakukan ke sejumlah titik strategis, termasuk kawasan Kantor DPRD dan Dinas Kesehatan Dogiyai. Langkah itu sebagai bentuk peningkatan kewaspadaan setelah adanya gangguan keamanan di wilayah tersebut sebelumnya.

Sekitar pukul 08.30 WIT, situasi mendadak memanas saat personel bergerak menuju Kampung Idadagi. Aparat diduga mendapat serangan dari kelompok bersenjata sehingga terjadi kontak tembak di lokasi.

Personel Brimob kemudian melakukan tindakan perlindungan dan pengamanan sesuai prosedur di lapangan. Kelompok tersebut diketahui membawa sejumlah senjata api, mulai dari senjata rakitan hingga senjata laras panjang jenis SS1-V1.

Selain menembak ke arah aparat, kelompok itu juga disebut mengabaikan imbauan petugas untuk menghentikan aktivitas mereka. Aparat lalu memberikan tembakan peringatan sebelum mengambil tindakan tegas dan terukur.

Kontak tembak berlangsung singkat sebelum kelompok tersebut melarikan diri ke berbagai arah. Situasi di lokasi selanjutnya berhasil dikendalikan aparat keamanan.

Seusai kejadian, personel melakukan penyisiran di sekitar lokasi. Dari hasil penyisiran, aparat menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas kelompok tersebut.

Barang bukti yang diamankan antara lain senjata api rakitan, amunisi kaliber 5,56 mm, senjata tajam, busur dan anak panah hingga perlengkapan lainnya. Penemuan itu langsung diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Tidak lama berselang, personel tambahan dari Polres Dogiyai dan Brimob Polda Papua Tengah tiba di lokasi. Mereka membantu memperkuat pengamanan serta melakukan sterilisasi area pascakontak tembak.

Setelah situasi dinyatakan aman, seluruh personel melakukan konsolidasi dan kembali ke Mako Polres Dogiyai. Hingga kini, aparat masih mendalami insiden tersebut untuk mengungkap keberadaan kelompok yang terlibat.

Pengamanan di wilayah Kabupaten Dogiyai juga ditingkatkan guna mengantisipasi kemungkinan gangguan susulan. Aparat masih melakukan pemantauan intensif di sejumlah titik strategis untuk menjaga situasi tetap kondusif. Perlengkapan lain yang diduga terkait aktivitas kelompok bersenjata

Susunan Barang Bukti
- Senjata api rakitan
- Amunisi kaliber 5,56 mm
- Senjata tajam
- Busur dan anak panah

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut