Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Momen Macron Gunakan Bahasa Indonesia saat Sambut Prabowo di Prancis
Advertisement . Scroll to see content

Konjungsi Temporal: Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis, dan Contohnya

Kamis, 28 Juli 2022 - 11:55:00 WIB
Konjungsi Temporal: Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis, dan Contohnya
Ilustrasi konjungsi temporal
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.idKonjungsi temporal adalah salah satu kata hubung yang biasanya banyak kita temui dalam susunan kalimat. Dalam pelajaran bahasa Indonesia dasar, kalimat penghubung biasa disebut sebagai konjungsi.

Meskipun tujuan konjungsi adalah menghubungkan sebuah kalimat, namun konjungsi sebenarnya memiliki banyak jenis. Salah satu jenis konjungsi ada konjungsi temporal (waktu). Lantas, apa itu konjungsi temporal? Simak penjelasannya berikut ini.

Pengertian Konjungsi Temporal

Konjungsi temporal adalah konjungsi yang menjelaskan hubungan waktu antara dua hal atau peristiwa. Jadi, konjungsi temporal merupakan kata penghubung yang berkaitan dengan waktu, di mana konjungsi ini berguna untuk menghubungkan antarperistiwa.

Konjungsi temporal termasuk dalam konjungsi subordinatif. Konjungsi ini umumnya digunakan untuk menjelaskan mengenai waktu akan suatu kejadian. Menentukan konjungsi temporal penting untuk memberikan kronologi suatu kejadian atau peristiwa secara runut.

Ciri-Ciri Konjungsi Temporal

Adapun ciri-ciri konjungsi temporal dilansir dari sampoernauniversity.ac.id adalah sebagai berikut.

  • Berfungsi Sebagai Subjungtif
    Ciri-ciri konjungtif temporal yang pertama adalah sebagai subjungtif. Subjungtif adalah suatu modus yang menyatakan kemungkinan objektif. Penggunaannya dalam suatu kalimat memiliki makna yang lengkap dan mudah dipahami oleh pembaca.
  • Fleksibel
    Konjungsi temporal dapat ditempatkan di mana saja, baik itu di awal, tengah, maupun akhir kalimat. Penempatan konjungsi bisa disesuaikan dengan maksud dan tujuan dari kalimat tersebut.
  • Penghubung Kalimat Utama dengan Kalimat Induk
    Ciri-ciri lain dari konjungsi temporal adalah bisa menjadi pengait atau penghubung antara kalimat induk dengan kalimat utama atau klausa. Sehingga pembaca bisa memahami hubungan antara dua kalimat tersebut.
  • Menghubungkan Kalimat yang Berkaitan dengan Unsur Waktu
    Ciri-ciri terakhir sekaligus ciri utama dari konjungsi temporal yakni menghubungkan kalimat yang berkaitan dengan waktu. Konjungsi temporal tidak bisa digunakan pada kalimat yang tidak memiliki unsur waktu.

Jenis-Jenis Konjungsi Temporal

Konjungsi temporal dibedakan menjadi dua jenis berdasarkan sifatnya, yaitu sebagai berikut.

Konjungsi Temporal Sederajat

Konjungsi temporal sederajat adalah konjungsi yang sifatnya sama atau setara. Konjungsi ini hanya bisa diletakkan di tengah kalimat.

Jika jenis konjungsi ini diletakkan di awal atau akhir kalimat, maka makna dari suatu kalimat tersebut akan berubah dan sulit untuk dimengerti oleh pembaca. Biasanya digunakan tanda koma untuk memisahkan antar kalimat.

Adapun contoh konjungsi temporal sederajat di antaranya

  • Lalu
  • Kemudian
  • Setelahnya
  • Sebelumnya
  • Selanjutnya
  • Sebelum itu
  • Setelah itu
  • Sehabis itu

Konjungsi Temporal Tidak Sederajat

Berbeda dengan konjungsi temporal sederajat, jenis konjungsi ini digunakan untuk menghubungkan kalimat bertingkat atau tidak setara. Jenis konjungsi ini cenderung lebih fleksibel, sebab bisa diletakkan di awal, tengah, dan akhir kalimat.

Adapun contoh konjungsi temporal tidak sederajat di antaranya

  • Ketika
  • Sementara
  • Semenjak
  • Bila
  • Sedari
  • Sejak
  • Tatkala
  • Apabila
  • Saat
  • Sampai

Konjungsi Temporal Contohnya dalam Kalimat

Agar bisa lebih paham lagi tentang penggunaan konjungsi temporal, berikut contoh kalimat konjungsi temporal berdasarkan jenisnya.

Contoh Kalimat Konjungsi Temporal Sederajat

  • Kondisi banjir di daerah Teluk Betung masih belum membaik, padahal sebelumnya pemerintah daerah sudah mengupayakan penanggulangan.
  • Aiko mengikuti ekstrakurikuler musik pada siang nanti, setelahnya ia akan langsung tampil di pentas seni sekolah.
    Setelah komputer dimatikan, kemudian matikan juga layar monitor.

Contoh kalimat Konjungsi Temporal Tidak Sederajat

  • Apabila cuaca mulai panas, penutup stadion akan menutup secara otomatis.
  • Sinta datang ke rumah, ketika Bila baru saja pergi ke sekolah.
  • Kelas sastra tidak kunjung selesai, sampai adzan Maghrib sudah berkumandang.
  • Selama pandemi berlangsung, kondisi perekonomian di negeri itu menurun.
  • Rara bertemu Dika, tatkala mereka masih SMP.
  • Ketika Thomas sedang melakukan praktek bedah, adiknya datang untuk menemuinya.

Itulah dia pembahasan mengenai pengertian, jenis dan konjungsi temporal contohnya. Semoga informasi di atas bisa membantu ya!

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut