Komjak Desak Kejagung Usut Serius Jaksa Terlibat Kasus Djoko Tjandra
JAKARTA, iNews.id – Komisi Kejaksaan (Komjak) mendesak Kejaksaan Agung mengusut serius beredarnya foto dan video yang menunjukkan pengacara buron kasus korupsi Djoko Tjandra, Anita Kolopaking, bersama jaksa. Jika terdapat pelanggaran, harus ada sanksi tegas.
Ketua Komjak, Barita Simanjuntak, meminta kepada para penegak hukum, terutama Kejagung, untuk menyelesaikan persoalan ini. Selain itu, apa pun hasil dari penanganan kasus terkait Djoko Tjandra, harus disampaikan kepada publik secara terbuka.
"Bagi kami ini soal penting. Kami akan mendorong terus supaya masalah ini ditangani serius, diperiksa siapa saja yang terlibat dan bertanggung jawab. Kemudian ditindak sesuai ketentuan dan hasilnya diumumkan ke publik secara transparan serta objektif," kata Barita saat dihubungi iNews.id, Selasa (21/7/2020).
Dia menuturkan, Komjak juga memberi perhatian terhadap persoalan ini. Komjak kini sedang menunggu laporan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim Jaksa Agung Muda Pegawasan (Jamwas) Kejagung terhadap beberapa oknum yang diketahui berfoto dan terekam video bersama Anita Kolopaking. Foto dan video tersebut telah viral di media sosial.
Sepak Terjang Anita Kolopaking, Pengacara Buron Djoko Tjandra
Barita mengatakan, selama hasil evaluasi dan pemeriksaan yang dilakukan belum rampung, Komjak akan terus memantau dan mengawal proses itu sampai hasilnya keluar.
"Karena sudah ditangani internal kejaksaan, kami akan menunggu dan memonitoring proses dan hasilnya untuk kemudian melakukan analisis dan rekomendasi," kata Barita.
Dia tidak dapat memastikan kapan pemeriksaan oleh internal kejaksaan itu rampung. Namun biasanya, kata dia, tidak butuh waktu lama. Selanjutnya Komjak akan memeriksa hasil pemeriksaan tersebut. Bila masih ada yang belum terjawab atau kurang, Komjak akan meminta dilakukan pemeriksaaan kembali.
Seperti diberitakan, sejumlah foto Anita Kolopaking bersama para penegak hukum membuat heboh publik. Setelah dengan ketua Mahkamah Agung (MA) Muhammad Syarifuddin, beredar lagi foto Anita dengan perempuan berseragam jaksa.
Tidak hanya itu beredar pula video Anita sedang bertemu dengan kepala kejaksaan negeri di sebuah ruangan. Mengenai foto tersebut, Kejagung telah mengklarifikasi.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiyono menyangkal narasi pada foto itu yang menyebut perempuan bersama Anita merupakan sespri Jaksa Agung. “Bukan. Jaksa Agung tidak punya sespri,” kata Kapuspenkum saat dihubungi iNews.id, Jumat (17/7/2020).
Ditanya apakah perempuan berseragam jaksa tersebut merupakan staf Kejagung, Hari mengaku tidak tahu. “Saya tidak kenal,” ucapnya, singkat.
Editor: Zen Teguh