Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menhaj Ungkap RI Ekspor Beras hingga Ikan ke Arab Saudi untuk Kebutuhan Jemaah Haji
Advertisement . Scroll to see content

Kloter Awal Jemaah Haji Tiba di Indonesia, Keluhkan Sakit Mata hingga Tenggorokan

Rabu, 05 Juli 2023 - 12:00:00 WIB
Kloter Awal Jemaah Haji Tiba di Indonesia, Keluhkan Sakit Mata hingga Tenggorokan
Jemaah haji 2023 kloter awal tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta. (Foto MPI).
Advertisement . Scroll to see content

TANGERANG, iNews.id - Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Bandara Soekarno Hatta melaporkan jemaah haji 2023 kloter awal yang tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta mengeluhkan batuk pilek hingga sakit mata. Kesehatan jemaah haji yang tiba di Indonesia diawasi di Asrama Haji Pondok Gede.

“Saat tiba para jemaah keluhkan capek, itu wajar. Selebihnya yang dikeluhkan itu tenggorokan sakit, batuk, pilek, lalu mata sakit, pedih, hanya itu saja,” tutur Kepala KKP Kelas I Bandara Soekarno Hatta, Naning Nugrahini, Rabu (5/7/2023).

Kesehatan jamaah haji akan dipantau begitu tiba di Bandara Soekarno-Hatta. Jika mengalami keluhan, tim medis dari KKP akan melakukan penanganan keluhan, dan akan terus dipantau ketika rombongan jemaah tiba di Asrama Haji Pondok Gede. 

Bandara Soetta juga menyediakan ruangan khusus untuk jamaah haji yang membutuhkan penanganan lanjutan. Asrama Haji Pondok Gede juga menyediakan satu Gedung Arofah dengan kapasitas 10 kamar yang disediakan untuk jemaah haji yang membutuhkan observasi keadaan medis tertentu.

“Jadi di Gedung Arofah itu disediakan untuk observasi atau karantina jemaah haji, bila ditemukan keadaan medis tertentu. Tapi sampai saat ini, gedung tersebut belum ada pasiennya, semoga semua jemaah tetap sehat ya,” lanjut Naning.

Tim medis dari KKP juga disebar di Bandara Soekarno-Hatta dan Asrama Haji Pondok Gede untuk tetap memantau kesehatan jamaah haji. Tiga tim di Bandara Soekarno Hatta dan dua tim di asrama haji.

Apabila ada keadaan darurat, tim dokter yang ikut dalam rombongan haji di pesawat, akan tetap berkordinasi dengan petugas KKP. Seperti kebutuhan ambulans, oksigen atau alat medis penunjang.

“Masing-masing tim dari seorang dokter dan dua perawat serta ada tim pengendalian, di mana ditugaskan juga di kabin pesawat. Bertugas untuk mengecek asupan makan, dan penunjang lainnya,” katanya.

Editor: Faieq Hidayat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut