Ketum PBNU Singgung Ada Upaya Makar: Bahayakan Bangsa dan Negara!
JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf menyinggung provokasi yang mengarah percobaan makar di tengah ancaman krisis global. Dia menyebut upaya itu memicu dinamika politik yang membahayakan bangsa dan negara.
"Saya juga menentang pihak mana pun yang hendak memanfaatkan keadaan di tengah tantangan-tantangan berat ini untuk memicu dinamika poitik yang membahayakan bangsa dan negara," kata Yahya dalam konferensi pers di Kantor PBNU, Jakarta, Jumat (10/4/2026).
Yahya menegaskan terdapat pernyataan bernada provokasi yang terjadi belakangan ini. Dia bahkan menyebut provokasi itu dianggap sebagian pihak sebagai percobaan makar.
"Saya kira mencatat pernyataan-pernyataan yang secara politis sebetulnya sangat berbahaya. Saya bahkan cenderung menyebutnya sebagai provokasi, beberapa orang yang saya ajak berdiskusi soal ini menyebutnya sebagai percobaan makar," tutur dia.
Yahya menekankan situasi geopolitik membuat Indonesia harus berjibaku mengatasi dampak yang berpotensi terjadi. Dia pun mengajak seluruh pihak bersama menjaga persatuan.
Gedung DPRD Makassar Dibakar dan Tewaskan 4 Orang, Prabowo: Ini Tindakan Makar!
"Kita butuh bertahan bersama, kita harus survive bersama," kata Yahya.
Dia menuturkan PBNU sudah berkonsolidasi secara internal menyikapi situasi geopolitik. Konsolidasi serupa juga dilakukan dengan ormas-ormas lain.
Menhan Ungkap Maksud Prabowo soal Gejala Makar di Balik Demo Ricuh
Yahya mengatakan konsolidasi itu dilakukan demi mendorong ketahanan masyarakat menghadapi banyaknya tantangan imbas kondisi geopolitik.
"Sesudah ini saya sendiri juga akan aktif berdialog dengan elemen-elemen masyarakat yang lain," tutur Yahya.
Prabowo soal Kondisi Terkini: Ada Gejala Mengarah Makar dan Terorisme
Editor: Rizky Agustian