Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dasco Pastikan Pilpres 2029 Tetap Dipilih Rakyat
Advertisement . Scroll to see content

Kepercayaan Publik terhadap DPD dan MPR Turun gegara Kurang Gebrakan

Selasa, 27 Mei 2025 - 19:02:00 WIB
Kepercayaan Publik terhadap DPD dan MPR Turun gegara Kurang Gebrakan
Ilustrasi DPD-MPR mengalami penurunan tingkat kepercayaan publik karena kurang gebrakan (foto: MPI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei lembaga dengan tingkat kepercayaan publik pada Mei 2025. Tercatat, tingkat kepercayaan publik pada Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) menurun.

Menurut Direktur Eksekutif Indikator, Burhanuddin Muhtadi hal ini karena lembaga tersebut kurang gebrakan. Meski begitu, ia menilai lembaga tersebut tak memiliki kasus.

"(Sementara) DPD dan MPR mungkin gebrakannya kurang, tetapi paling tidak, tidak ada kasus," ujar dia secara daring, Selasa (27/5/2025).

Tak cuma itu, ia juga menjelaskan bahwa Mahkamah Agung (MA) dan pengadilan mengalami penurunan tingkat kepercayaan. Ia menduga, penurunan tingkat kepercayaan ini lantaran ada kasus-kasus yang melibatkan oknum peradilan.

Sementara itu, lembaga Tentara Nasional Indonesia (TNI) menempati posisi pertama dalam peringkat lembaga paling dipercaya oleh publik.

"Trust terhadap TNI dan Presiden itu masih menempati peringkat tertinggi. Mereka yang trust terhadap TNI itu sekitar 85-an persen. Sementara yang trust terhadap Presiden itu 82 persen," tutur dia.

Daftar Lembaga dengan Kepercayaan Publik

1. TNI : 85,7 persen
2. Presiden : 82,7 persen
3. Kejaksaan Agung: 76 persen
4. DPD: 75,1 persen
5. MPR: 74,1 persen
6. MA: 73,7 persen
7. Pengadilan: 73,3 persen
8. KPK: 72,6 persen
9. Polri: 72,2 persen
10. DPR: 71 persen
11. Parpol: 65,6 persen

Sementara itu, survei ini dilakukan pada 17-20 Mei 2025 dengan metode telepon dan melibatkan 1.286 responden yang diambil dengan metode double sampling (DS).

Dengan metode tersebut, margin of error yang diterapkan sebesar ±2,8 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut