Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dasco Telepon Dirut Pertamina Bahas Kenaikan Harga Gas Industri yang Picu PHK
Advertisement . Scroll to see content

Kemnaker dan Pertamina Kolaborasi Pengembangan SDM hingga Pelatihan Vokasi K3

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:35:00 WIB
Kemnaker dan Pertamina Kolaborasi Pengembangan SDM hingga Pelatihan Vokasi K3
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli (dok. Kemnaker)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan PT Pertamina (Persero) menjalin kerja sama untuk memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan pelatihan vokasi di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Kolaborasi ini diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Sinergi Program Ketenagakerjaan dan Pendayagunaan SDM serta Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pelatihan Vokasi Bidang K3 di Jakarta, Senin (22/6/2026).

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan, peningkatan kualitas SDM masih menjadi tantangan utama dalam memperkuat daya saing tenaga kerja Indonesia di tingkat global. Menurutnya, penguatan kompetensi memerlukan kolaborasi erat antara pemerintah dan dunia usaha agar sejalan dengan kebutuhan industri.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi dan Direktur SDM PT Pertamina (Persero) Andy Arvianto. Sementara PKS ditandatangani oleh Direktorat Jenderal Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker bersama Pertamina Corporate University.

Yassierli menyampaikan, kerja sama dengan Pertamina merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekosistem ketenagakerjaan nasional, terutama melalui pengembangan pelatihan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri. Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan tenaga kerja yang kompeten dan adaptif terhadap dinamika dunia kerja.

Dia juga mendorong Pertamina menjadi contoh dalam pengembangan SDM, pengelolaan hubungan industrial, serta penyiapan keterampilan masa depan yang dibutuhkan di berbagai sektor.

"Kami ingin banyak cerita keberhasilan lahir dari Pertamina, termasuk dalam penguatan hubungan industrial dan pengembangan kompetensi SDM," ujar Yassierli.

Sementara itu, Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza menegaskan, kolaborasi dengan Kemnaker semakin penting di tengah meningkatnya tuntutan operasional untuk menjaga ketahanan energi nasional. Menurutnya, keberhasilan operasional perusahaan tidak hanya ditopang oleh infrastruktur, tetapi juga kesiapan SDM yang mengelola seluruh proses bisnis dari hulu hingga hilir.

Dia menambahkan, ratusan ribu pekerja di lingkungan Pertamina Group setiap hari terlibat dalam menjaga kelancaran distribusi dan produksi energi nasional. Karena itu, dibutuhkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi teknis sekaligus menjunjung tinggi disiplin dan budaya keselamatan kerja.

"Di Pertamina Group, keberhasilan operasi dimulai dari SDM yang mengawakinya. Mereka memastikan seluruh proses berjalan aman, produktif, dan berkinerja tinggi," kata Oki.

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan berharap kolaborasi antara Pertamina dan Kemnaker dapat menjadi langkah awal dalam membangun pusat pengembangan kompetensi keselamatan kerja berstandar nasional hingga regional.

Menurutnya, ruang kerja sama ke depan juga dapat diperluas mencakup pengembangan talenta untuk mendukung transformasi industri, digitalisasi, dan transisi energi menuju Indonesia Emas 2045.

“Saya ingin sinergi ini menjadi tonggak penting dalam membangun SDM Indonesia yang unggul, memperkuat budaya keselamatan kerja, serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat dan pembangunan nasional,” kata Iriawan.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut