JAKARTA, iNews.id - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mencatat setidaknya ada 17 anak meninggal dunia karena tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022) malam. Sebanyak 7 anak juga tengah mendapatkan perawatan.
Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak Kementerian PPPA, Nahar, mengatakan jumlah korban anak masih dapat bertambah.
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
"Kami sudah mendapatkan data, data itu tentu data sementara ya, dan ada 17 anak dari data tersebut yang statusnya meninggal, lalu ada 7 di antaranya masih dirawat," kata Nahar saat dihubungi, Minggu (2/10/2022).
Kementerian PPPA saat ini terus berkoordinasi dengan Dinas PPPA Provinsi Jawa Timur dan Kota Malang.
5 Arahan Presiden Jokowi soal Tragedi Kanjuruhan, Nomor 3 Khusus untuk Kapolri
"Jadi kami terus lakukan koordinasi untuk memastikan jumlah yang meninggal berapa, yang dirawat berapa, lalu apa yang harus dilakukan ke depan," katanya.
Nahar menegaskan anak-anak yang menjadi korban jiwa harus mendapat penanganan khusus. Hak-hak anak juga katanya harus dipenuhi.
Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan Dapat Santunan Rp10 Juta dari Pemprov Jatim
"Kami harap kebutuhan dari anak-anak ini bisa dipenuhi, baik dalam perawatan maupun pendampingan psikososial selama lanjutan proses penanganan kejadian ini," ujar Nahar.
Editor: Reza Fajri