Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Heboh Peserta BPJS Kesehatan PBI Nonaktif, Mensos: RS Tak Boleh Tolak Pasien!
Advertisement . Scroll to see content

Kemensos Targetkan Transformasi Bantuan Rastra ke BPNT Rampung 2019

Senin, 22 Oktober 2018 - 12:01:00 WIB
Kemensos Targetkan Transformasi Bantuan Rastra ke BPNT Rampung 2019
Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita. (Foto: Kemensos).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Kementerian Sosial menargetkan transformasi program bantuan sosial dari beras sejahtera (rastra) menjadi bantuan pangan nontunai (BPNT) rampung pada tahun depan. Berbagai kendala akan dituntaskan agar pengalihan tersebut berjalan sesuai rencana.

"Targetnya awal Februari 2019. Insya Allah kita bisa 100 persen transformasikan dari rastra menjadi BPNT," kata Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita saat menghadiri kegiatan Penguatan Kapasitas Pendampingan Bantuan Sosial Pangan di Batam, Kepulauan Riau, belum lama ini.

Politikus Partai Golkar tersebut mengakui banyak kendala yang harus diselesaikan dalam mempercepat transformasi tersebut. Salah satunya terkait masalah teknologi di Indonesia. Untuk itu, Kemensos dibantu PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk untuk mengadakan jaringan di daerah.

Agus menjelaskan, bantuan yang diberikan berdasarkan data kementerian dari pemerintah daerah. Jika terjadi perbedaan realisasi dengan data yang diajukan, dia meminta masyarakat memahaminya.

"Karena anggarannya enggak bisa mencakup semua. Negara ini yang diurus banyak sekali, ada kemiskinan, bencana, dan lain sebagainya," ujar dia.

Kendati demikian Agus menekankan, pemerintah tetap memberi perhatian terhadap kesejahteraan masyarakat. Hal itu ditunjukkan melalui peningkatan anggaran pengentasan kemiskinan setiap tahun.

Direktur Penanganan Fakir Miskin Wilayah 1 Kemensos, Naziarto mengungkapkan, kegiatan ini bertujuan untuk menyinergikan antara pemerintah daerah guna mendukung program-program dari pemerintah pusat sehingga bantuan yang sudah di berikan dapat cepat, tepat, dan akurat.

Hal ini bisa diwujudkan dengan pendekatan karakter amsyarakat setempat seperti budaya, antropologis , sosialogis dan agamis.

Dengan terwujudnya penguatan kapasitas pendampingan dalam penyaluran bantuan sosial dan terjadinya sinegitas antar semua pihak yang terkait maka diharapakan proses penyaluran bantuan menjadi lebih efektif sehingga keluarga penerima manfaat (KPM) segera memanfaatkan bantuan tersebut.

Editor: Zen Teguh

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut