Kemenkes Pastikan Hantavirus yang Beredar di Indonesia Beda dengan Outbreak Kapal Pesiar!
JAKARTA, iNews.id - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan jenis Hantavirus yang terdeteksi di Indonesia berbeda dengan virus yang memicu outbreak di kapal pesiar MV Hondius.
Plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Andi Saguni mengatakan, hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan virus yang ditemukan di Indonesia merupakan tipe HFRS (Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome).
"Sampai sejauh ini melalui pemeriksaan PCR, jenis daripada Hantavirus tersebut adalah tipe HFRS," ujar Andi dalam konferensi pers virtual, Senin (11/5/2026).
Dia menjelaskan, tipe virus tersebut berbeda dengan kasus Hantavirus yang sebelumnya ramai diperbincangkan usai muncul di kapal pesiar yang berlayar dari Argentina menuju Spanyol.
Waspada Hantavirus, Kemenkes Siagakan 21 RS Sentinel di 20 Provinsi
"Beda dengan HPS yang terjadi di kapal pesiar tersebut," katanya.
Untuk memperkuat pengawasan, Kemenkes kini menyiagakan 21 rumah sakit sentinel di 20 provinsi. Rumah sakit tersebut bertugas melakukan surveilans aktif dan mendeteksi dini pasien dengan gejala yang mengarah pada infeksi Hantavirus.
Cara Mencegah Hantavirus, Ahli: Jangan Dekati yang Sakit Flu
Salah satu gejala yang menjadi perhatian adalah munculnya warna kuning pada tubuh atau jaundice. Menurut Andi, kondisi tersebut sering kali menyerupai penyakit hati maupun leptospirosis sehingga perlu pemeriksaan lebih lanjut menggunakan tes PCR.
Kemenkes memastikan pemeriksaan PCR menjadi metode utama dalam mendeteksi sekaligus mengidentifikasi strain Hantavirus yang ditemukan pada pasien.
"PCR ini jika memang positif, baik tipe HFRS maupun tipe HPS, harus diketahui strain-nya lebih lanjut melalui pemeriksaan tersebut," ungkapnya.
Selain itu, seluruh hasil pemeriksaan PCR disebut telah terhubung dengan sistem National All Record (NAR) untuk memudahkan pemantauan kasus secara nasional.
Editor: Muhammad Sukardi