Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BMKG Sebut El Nino Berdampak Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
Advertisement . Scroll to see content

Kemenkes Keluarkan Peringatan Bahaya Kemarau Panjang di Juni 2026!

Senin, 08 Juni 2026 - 12:47:00 WIB
Kemenkes Keluarkan Peringatan Bahaya Kemarau Panjang di Juni 2026!
Masyarakat pakai payung di tengah suhu panas di DKI Jakarta. (Foto: Aldhi Chandra)
Advertisement . Scroll to see content

Kemenkes menegaskan bahwa musim kemarau bukan hanya soal cuaca panas, tapi juga udara yang memburuk dan berkurangnya ketersediaan air bersih. Itu semua dapat memengaruhi kesehatan masyarakat secara langsung. 

Berikut ini gangguan kesehatan yang bisa terjadi akibat musim kemarau panjang:

1. Penyakit yang ditularkan melalui nyamuk seperti DBD dan malaria

2. Penyakit yang muncul jika kualitas air (sanitasi) menurun, seperti diare, kolera, tifoid, dan leptospirosis

3. Penyakit akibat polusi udara seperti iritasi mata, ISPA, bronkitis, dan gangguan pernapasan lainnya

4. Penyakit akibat panas, seperti dehidrasi ekstrem dan heat stroke

"Kelompok paling rentan mengalami gangguan kesehatan itu antara lain anak-anak, orang dengan penyakit penyerta, ibu hamil, hingga lansia," ungkap Kemenkes. 

Menjadi pertanyaan sekarang, apa upaya perlindungan diri yangbisa dilakukan saat musim kemarau? 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut